Harga Listrik Geothermal Ditetapkan Rp1.200-1.320/kwh

Rabu, 04 Juni 2014 - 14:15 WIB
Harga Listrik Geothermal...
Harga Listrik Geothermal Ditetapkan Rp1.200-1.320/kwh
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menetapkan harga keekonomian untuk listrik yang dihasilkan dari pembangkit panas bumi (geothermal) pada kisaran 11-12 sen dolar AS (USD) per kwh atau sekitar Rp1.200-1.320 per kwh.

"Untuk geothermal sekitar USD sen 11-12 per kwh," kata Jero dalam Konferensi Pers acara The 3rd Indonesia EBTKE-ConEx 2014 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Lebih lanjut dia menjelaskan, surat penetapan harga tersebut telah ditandatangani pada 1 Juni 2014, dan diharapkan bisa menjadi acuan bagi para investor untuk melakukan perhitungan investasi penyediaan listrik berbahan panas bumi ini.

"Ada beberapa Permen (Peraturan Menteri) yang sudah selesai. Permen tarif untuk micro hydro saya tandatangani 2 Mei lalu. Begitu harga sudah ditandatangani langsung banyak yang investasi. Kedua adalah permen tarif untuk geothermal, itu modelnya selling price, dan saya juga sudah tandatangani 1 Juni 2014," terangnya.

Penetapan harga ini, kata dia, agar pemerintah dapat memberikan ruang yang baik untuk investor menanamkan modalnya di energi terbarukan Indonesia.

"Sampai hancur itu kalkulator, enggak nyampe angkanya. Jadi kita beri ruang yang baik di harga, sehingga mereka berani investasi. Sekarang harganya sudah ada, kita tawarkan di angka yang cukup menarik. Jadi investor enggak perlu pusing lagi sampai kalkulatornya rusak," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Punya Harta...
Indonesia Punya Harta Karun Energi Terbesar ke-2 Dunia, Tapi Baru Dipakai 9%
Skema Insentif Kompensasi...
Skema Insentif Kompensasi Eksplorasi Panas Bumi Disusun Demi Investasi
Garap Harta Karun Energi...
Garap Harta Karun Energi di Jantung Indonesia, PGE Buka Peluang Kemitraan Strategis
Berpengalaman Hampir...
Berpengalaman Hampir 50 Tahun, PGE Dapat Dukungan Jadi Induk BUMN Panas Bumi
Meneropong Tantangan...
Meneropong Tantangan Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa
Indonesia Kuasai Cadangan...
Indonesia Kuasai Cadangan Geothermal Dunia, Tapi Pengelolaan Masih Minim
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
25 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
37 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved