BI Janji Jaga Stabilitas Moneter

Kamis, 05 Juni 2014 - 15:12 WIB
BI Janji Jaga Stabilitas...
BI Janji Jaga Stabilitas Moneter
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) berjanji akan menjaga kondisi moneter. Melemahnya nilai tukar rupiah dan neraca perdagangan yang mengalami defisit menjadi pekerjaan rumah (PR) BI dalam menjaga moneter di dalam negeri.

Atas dasar itu, BI bertanggung jawab memperbaiki neraca perdagangan yang mengalami defisit. Salah satunya dengan mendorong nilai ekspor.

"Ekspor nonmigas memang mengalami peningkatan. Namun, kalau kita lihat dari ekspor komoditas mineral terjadi penurunan, dan non mineral terjadi peningkatan. Tapi, tetap saja impor kita lebih besar," ujar Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta, Kamis (5/6/2014).

Agus menjelaskan, jika dilihat dari sisi nilai tukar rupiah, perlu dilihat bagaimana neraca perdagangan dalam negeri. Selain itu, perlu juga melihat terkait sektor jasa dan pendapatan.

"Di mana terjadi fenomena defisit dan itu yang perlu diperbaiki. Kita juga mesti antisipasi terhadap global, di mana perkembangan negara Tiongkok (China) yang pertumbuhan ekonominya pada 20 tahun yang lalu terus tumbuh rata-rata 10,4%, sekarang hanya tumbuh 7,4%. Ini bisa berdampak ke Indonesia," ungkapnya.

Selain itu, Agus tidak mernargetkan di luar melemahnya nilai tukar rupiah. "Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas. Mengenai nilai tukar, itu mencerminkan perekonomian Indonesia dan tentu menjaga bagaimana neraca perdagang surplus kembali. Secara umum transkasi kita berjalan dengan baik," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Surplus,...
Neraca Perdagangan Surplus, Rupiah Berpotensi Menguat
Neraca Dagang Surplus...
Neraca Dagang Surplus Bantu Ketahanan Ekonomi dan Rupiah
Surplus Perdagangan...
Surplus Perdagangan USD2,59 Miliar Belum Ngaruh ke Rupiah
Perdagangan RI-China...
Perdagangan RI-China Tak Lagi Menggunakan Dolar Amerika Serikat
Surplus Neraca Perdagangan...
Surplus Neraca Perdagangan 31 Bulan Belum Sanggup Kerek Rupiah
Surplus Neraca Dagang...
Surplus Neraca Dagang Bikin Rupiah Lebih Nendang
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Mematikan dan Presisi,...
Mematikan dan Presisi, Janji Israel pada Serangan Balasan ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved