IHSG Akhir Pekan Diproyeksi Menguat Terbatas

Jum'at, 06 Juni 2014 - 08:37 WIB
IHSG Akhir Pekan Diproyeksi...
IHSG Akhir Pekan Diproyeksi Menguat Terbatas
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini diproyeksi berpotensi menguat terbatas.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. IHSG kemarin memasuki fase konsolidasi di kisaran 4.865–5.091 dan bergerak mixed to up. Indicator stochastic membentuk golden cross.

“Hari ini, indeks masih akan bergerak mixed dengan kenaikan terbatas,“ kata dia dalam risetnya, Jumat (6/6/2014).

Dia memperkirakan, IHSG akan bergerak pada level support 4.919, sedangkan resistance pada level 4.945.

Potensi kenaikan IHSG didukung sentimen positif dari global. Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melanjutkan kenaikan, menjelang pengumuman data payrolls negara Paman Sam. Apresiasi ditunjukkan oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,59% dan S&P 500 sebesar 0,65%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh data ekonomi Tiongkok. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 yang menguat 0,13%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI turun 0,02% ke level USD102,46 per barel, dan harga emas Comex menguat 0,02% ke posisi USD1.253,50 per ons.

Dari dalam negeri, nilai tukar rupiah berbalik menguat, setelah seminggu terakhir terus melemah terhadap dolar AS (USD). Di sisi lain, bulan ini terdapat tiga agenda besar, yakni kampanye pemilihan presiden, piala dunia 2014 dan bulan puasa yang membuat perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi relatif terbatas.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
25 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
11 jam yang lalu
Infografis
9 Kombes Pol Pecah Bintang...
9 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dimutasi Kapolri Akhir Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved