Rupiah Jadi Faktor Utama Perubahan Asumsi Makro

Senin, 09 Juni 2014 - 18:42 WIB
Rupiah Jadi Faktor Utama...
Rupiah Jadi Faktor Utama Perubahan Asumsi Makro
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengajukan perubahan sejumlah asumsi dasar ekonomi makro 2014, yang dijadikan landasan bagi penyusunan arah program kerja dan kebijakan di tahun tersebut.

Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) menjadi penyebab utama diajukannya perubahan asumsi makro.

"Tadi saya kira beberapa hal yang juga dibahas, terhadap perubahan asumsi makro memang yang signifikan nilai tukar," ujar dia di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (9/6/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, kekhawatiran utama terdapat pada beban subsidi. Defisit transaksi berjalan menurutnya akan muncul pada kuartal III dan IV tahun ini. Karena siklus belanja dan pengeluaran pemerintah meningkat tajam pada masa tersebut.

"Kondisi defisit sampai Maret sebenarnya punya surplus 1,2%. Bulan ini mungkin defisit jadi 0,1% hingga 0,2%. Kalau terjadi peningkatan pengeluaran maka akan jadi beban pemerintah baru. Ketika memasuki masa pemrintahan, di mana anggaran itu defisitnya 0,2%, bisa mengalami penurunan tajam," tambah Chatib.

Karena, lanjut Menkeu, hal ini keputusan strategis, maka pihaknya berbicara apa yang bisa dilakukan untuk menjaga situasi anggaran yang Aman.

"Kalau bicara kepentingan sekarang defisitnya 3%. Sebab itu, bicara mengenai apa yang bisa dilakukan untuk sustainability fiscal. Inilah langkah dengan dilakukan konsolidasi seperti ini, jadi ada ruang pemerintah baru untuk lakukan itu," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Beberkan Asumsi-Asumsi...
Jokowi Beberkan Asumsi-Asumsi Makro 2021
Komisi VII DPR Setujui...
Komisi VII DPR Setujui Asumsi Makro Kementerian ESDM
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Pasar Lebih Optimistis...
Pasar Lebih Optimistis Dibandingkan Kondisi Makro
Anggota Dewan Gonggong...
Anggota Dewan 'Gonggong' Pemerintah Soal Target yang Banyak Meleset
Nah Lho, Bos BI Sebut...
Nah Lho, Bos BI Sebut Asumsi Inflasi 3% di 2021 Sangat Berat
Berita Terkini
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
32 menit yang lalu
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
1 jam yang lalu
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
4 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
5 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
6 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved