Menperin Tak Enak Pulau Jawa Mendominasi Industri

Kamis, 19 Juni 2014 - 11:21 WIB
Menperin Tak Enak Pulau...
Menperin Tak Enak Pulau Jawa Mendominasi Industri
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian MS Hidayat merasa tidak enak karena Pulau Jawa mendominasi sektor industri. Karena itu, dia menegaskan, perlunya pemerataan pembangunan sektor industri di wilayah lain, tidak hanya di Pulau Jawa

"Di sini kita lihat, Jawa Barat jumlah industri sebanyak 23 industri dengan luas area 11.881.00 hektare. Kemudian persentase luas 39,55%," ujar dia dalam sambutannya di acara Rapat Kerja Nasional ke-16 Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) tahun 2014 di Jakarta, Kamis (19/6/2014).

Hidayat menuturkan, masih ada wilayah lain di Indonesia yang memiliki potensi untuk pembangunan industri. Namun, banyak kendala yang dihadapi, seperti masalah harga lahan yang meningkat karena spekulan tanah yang menjual tanah kepada pengembangan dengan harga tinggi.

"Terkadang malah harganya jauh di atas harga yang ditetapkan dalam perencanaan," ujar dia.

Selain mahalnya harga lahan, kurangnya infrastruktur dasar untuk mendukung kawasan industri memaksa pengembang kawasan industri harus menyediakan dan membangunnya.

Oleh sebab itu, sektor pembangunan industri banyak dilakukan di wilayah Jabotabek mengingat harga lahan lebih stabil. Namun ini akan segera dialihkan ke luar Jabotabek, khususnya Jawa Barat.

"Ya saya sebagai Menteri Perindustrian merasa tidak enak, seolah-olah saya hanya mempromosikan Jawa Barat saja pada sektor industri. Padahal daerah lain juga ingin sekali kami bangun untuk sektor industri. Mudah-mudahan dengan keterbatasan-keterbatasan yang kita miliki, kita dapat membangun industri di pulau lain nantinya," ujar Hidayat.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved