IMF Sarankan ECB Lakukan Pelonggaran Moneter

Jum'at, 20 Juni 2014 - 15:43 WIB
IMF Sarankan ECB Lakukan...
IMF Sarankan ECB Lakukan Pelonggaran Moneter
A A A
LUXEMBOURG - Dana Moneter Internasional (IMF) menyarankan Bank Sentral Eropa (ECB) pindah ke quantitative easing (QE) atau pelonggaran kuantitatif (pelonggaran moneter non-konvensional) dalam skala penuh jika inflasi di Zona Euro tetap lesu.

"Jika inflasi tetap bertahan rendah, ECB harus mempertimbangkan program pembelian aset besar-besaran," kata IMF, yang berbasis di Washington, AS dalam penilaian ekonomi kawasan Zona Euro, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (20/6/2014).

"Ini akan meningkatkan kepercayaan, meningkatkan lembaran perusahaan dan keseimbangan rumah tangga, serta merangsang pinjaman bank," jelasnya.

Berbicara kepada wartawan di Luxembourg, setelah membuat rekomendasi kepada menteri keuangan Zona Euro, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan, ketahanan inflasi terhadap tindakan terbaru ECB akan mewakili stubbornness yang memicu pelonggaran kuantitatif.

Bank sentral berhenti pendek pada pelonggaran kuantitatif, ketika mengumumkan langkah-langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 5 Juni lalu, memangkas suku bunga ke posisi terendah sepanjang masa, dan mendorong bank-bank komersial untuk meningkatkan penyaluran kredit. Ini menjadi yang pertama bank sentral bereksperimen di tingkat negatif, menempatkan suku bunga deposito di angka minus 0,10%.

"Saya pikir tidak ada perselisihan dengan IMF. Kami sudah jelas bahwa dalam kasus inflasi yang terlalu rendah dan lama kita dapat menggunakan instrumen tambahan, termasuk langkah-langkah tambahan non-konvensional," kata Anggota Dewan Eksekutif ECB, Benoit Coeure menanggapi hal tersebut.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rem Utang Jerman Blong,...
Rem Utang Jerman Blong, Ekonomi Zona Euro dalam Bahaya
Data S&P Global Ungkap...
Data S&P Global Ungkap Ekonomi Zona Euro Berisiko Dihantam Resesi Ekonomi
Eropa Butuh 500 Miliar...
Eropa Butuh 500 Miliar Euro untuk Pemulihan Pasca-Pandemi
Uni Eropa Resmi Deklarasikan...
Uni Eropa Resmi Deklarasikan Zona Kebebasan LGBT
Uni Eropa Siapkan 2,4...
Uni Eropa Siapkan 2,4 Miliar Euro untuk Kemitraan Transisi Energi di Indonesia
UE Gelontorkan 500 Ribu...
UE Gelontorkan 500 Ribu Euro Bantu Korban Gempa di Sulawesi
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
21 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Putra Mahkota Arab Saudi:...
Putra Mahkota Arab Saudi: Israel Lakukan Genosida ke Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved