Indonesia Siapkan Pengacara Bagus Hadapi Arbitrase NNT

Minggu, 06 Juli 2014 - 16:20 WIB
Indonesia Siapkan Pengacara...
Indonesia Siapkan Pengacara Bagus Hadapi Arbitrase NNT
A A A
JAKARTA - Masalah larangan ekspor mineral mentah membuat PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) harus membawa Indonesia ke dalam arbitrase internasional. Mengatasi hal ini, Indonesia harus memiliki tim hukum yang kuat, seperti yang disampaikan oleh pengamat ekonomi dari Indonesia Resouces Studies (IRESS) Marwan Batubara.

"Ini kan masalah martabat dan kedaulatan Indonesia yang dipertaruhkan, jadi Indonesia harus mampu menyiapkan timnya. Lawyer kalau bisa kita undang dari luar negeri yang memang berkompeten dalam menangani kasus ini," ucapnya kepada Sindonewsdi Jakarta, Minggu (6/7/2014).

Marwan menambahkan, pasti akan banyak pihak yang mendukung langkah Indonesia di pengadilan Internasional terkait dengan masalah tersebut. Karena di sisi lain, NNT telah banyak mengambil bahan alam dari Indonesia.

"Kalah atau menang itu relatif lah nanti, yang pasti hadapi saja dulu. Saya yakin Indonesia tidak gentar," ujar dia.

Sebelumnya, Marwan menegaskan Indonesia harus siap menghadapi hal tersebut terkait dengan mempertahankan kedaulatan RI.

"Saya kita soal untung atau ruginya dalam sidang nanti itu relatif ya. Ini kan menyangkut Indonesia. Pasti banyak pihak yang akan meperjuangkan apa yang memang layak untuk dimenangkan Indonesia," tegasnya.

Selain itu, ditempat yang berbeda, Menteri ESDM Jero Wacik juga pernah menjelaskan bahwa sebenarnya masalah lainnya adalah terkait dengan itikad buruk Newmont ini terjadi juga karena mereka tak mau membayar royalti kepada negara. Newmont tidak setuju dengan besaran royalti dalam Peraturan Pemerintah (PP) terbaru.

Jero sangat menyayangkan sikap Newmont yang akhirnya memilih menyelesaikan masalah ini ke arbitrase internasional. Padahal Newmont sudah untung banyak mengeruk hasil alam Indonesia.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Peduli Bencana NTT,...
Peduli Bencana NTT, Anies Posting Nomor Rekening Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Pengumpul Donasi
Tambah Kapasitas Konsentrat,...
Tambah Kapasitas Konsentrat, Amman Mineral Anggarkan Rp23 Triliun
Berita Terkini
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
14 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
15 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
25 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved