Anak Usaha BPII Targetkan Dana Kelola Rp16,5 T

Selasa, 08 Juli 2014 - 14:29 WIB
Anak Usaha BPII Targetkan...
Anak Usaha BPII Targetkan Dana Kelola Rp16,5 T
A A A
JAKARTA - Anak usaha PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII), PT Batavia Prosperindo Asset Management (BPAM) menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) sekira Rp16,5 triliun pada tahun ini.

"Ini berat, apalagi ini sudah libur. Tinggal 4-5 bulan lagi, tapi masih optimis sesuai ekspektasi," ucap Presiden Direktur BPAM Lilis Setiadi di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (8/7/2014).

Lilis menambahkan, sampai Juni 2014, AUM sudah mencapai Rp14 triliun. Perolehan ini tumbuh lebih lambat karena banyak investor yang wait and see.

"Mereka menunggu pemilihan presiden. Kalau sudah pasti siapa yang terpilih, baru investor memutuskan untuk masuk lagi," imbuhnya.

Lilis menjelaskan, untuk mendukung perolehan target AUM, perusahaan akan meluncurkan sejumlah produk baru. Sampai Juni 2014, perusahaan sudah meluncurkan 10 produk reksa dana.

"Pada Juni ini juga sudah meluncurkan dua reksa dana terproteksi dan satu Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT) pertambangan," jelasnya.

Dia mengungkapkan, untuk RDPT pertambangan, jangka waktunya adalah 12 tahun. Nilai maksimalnya sebesar Rp500 untuk dua perusahaan tambang yang berbasis di Kalimantan.

"Kami targetkan dalam tujuh tahun holding kedua perusahaan tambang ini bisa melakukan initial public offering (IPO)," paparnya.

Sementara itu, di semester kedua tahun ini, kata Lilis, perusahaan akan menambah lima sampai enam produk reksa dana. Mayoritas produk yang diterbitkan adalah reksa dana terproteksi. Rata-rata AUM yang dibidik adalah senilai Rp 200 miliar. "Satu lagi mungkin RDPT properti," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Belajar dari Kasus Influencer...
Belajar dari Kasus Influencer Keuangan, Patuhi Protokol untuk Memilih
Alokasikan Dana Liburan...
Alokasikan Dana Liburan dalam Instrumen Investasi yang Aman
Simak Baik-Baik! Tips...
Simak Baik-Baik! Tips Menabung Duit Pensiun Bagi Milenials
Mudik Lebaran 2021 Dilarang,...
Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Alihkan Dananya ke Investasi Reksa Dana
Capek Kuliah Sambil...
Capek Kuliah Sambil Kerja, Yuk.. Bikin Uang Sakumu Aja yang Keringetan
Sucor Asset Management...
Sucor Asset Management Catatkan Total AUM Rp32,36 Triliun
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
5 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
6 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
6 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved