Saham Batavia Prosperindo Berakhir Naik ke Rp550

Selasa, 08 Juli 2014 - 16:37 WIB
Saham Batavia Prosperindo...
Saham Batavia Prosperindo Berakhir Naik ke Rp550
A A A
JAKARTA - Harga saham perdana PT Batavia Prosperindo International Tbk (BPII) pada hari ini berakhir di level Rp550. Posisi ini naik poin 50 atau 10% dibanding harga penawaran Rp500 per saham.

Saham BPII sempat menyentuh level tertinggi Rp690 dan terendah di level Rp545. Sementara itu, jumlah frekuensi yang ditransaksikan sebanyak 1.066 kali dengan volume sebanyak 5,12 juta lembar saham senilai sebesar Rp282,71 miliar.

Pada awal perdagangan pagi tadi, harga saham emiten ke-15 tahun ini dibuka pada harga Rp545 per saham dan pada akhir sesi I parkir di level Rp600 per saham. Pada saat penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), perusahaan yang bergerak di bidang bisnis dan jasa konsultasi manajemen tersebut melepas sebanyak 150 juta lembar saham atau 29,18% modal ditempatkan dan disetor penuhnya.

Sebanyak 75 juta saham yang akan dilempar ke publik merupakan saham milik PT Malacca Trust Limited dan selebihnya adalah penerbitan saham baru.

Adapun jumlah dana hasil IPO mencapai Rp75 miliar. Karena separuh saham yang dilepas ke publik merupakan divestasi induk, maka dana tersebut akan diberikan kepada Malacca, sehingga dana yang tersisa untuk Batavia sebesar Rp37,5 miliar, di mana sekitar setengahnya akan dipakai untuk PT Batavia Prosperindo Sekuritas (BPS).

Direktur BPS Paulus Handigdo menyebut, pihaknya akan menggunakan dana tersebut untuk operasional perseroan. Adapun, BPS akan mendorong transaksi margin.

Sementara sisanya akan digunakan PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) untuk peluncuran produk reksa dana penyertaan terbatas (RDPT). Dalam aksi korporasinya ini, perseroan menunjuk PT Panin Sekuritas sebagai lead underwriter.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Belajar dari Kasus Influencer...
Belajar dari Kasus Influencer Keuangan, Patuhi Protokol untuk Memilih
Alokasikan Dana Liburan...
Alokasikan Dana Liburan dalam Instrumen Investasi yang Aman
Simak Baik-Baik! Tips...
Simak Baik-Baik! Tips Menabung Duit Pensiun Bagi Milenials
Capek Kuliah Sambil...
Capek Kuliah Sambil Kerja, Yuk.. Bikin Uang Sakumu Aja yang Keringetan
Mudik Lebaran 2021 Dilarang,...
Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Alihkan Dananya ke Investasi Reksa Dana
Sucor Asset Management...
Sucor Asset Management Catatkan Total AUM Rp32,36 Triliun
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
4 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
37 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved