BEI Kembali Suspensi Saham BAJA

Jum'at, 11 Juli 2014 - 11:54 WIB
BEI Kembali Suspensi...
BEI Kembali Suspensi Saham BAJA
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indoensia (BEI) kembali melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek PT Sarancentral Bajatama Tbk (BAJA) lantaran terkoreksinya harga kumulatif saham perseroan secara signifikan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy mengatakan, saham BAJA mengalami koreksi mencapai Rp1.150 atau 69,28% dari harga penutupan Rp1.660 pada 1 Juli 2014 menjadi Rp5100 pada 10 Juli 2014.

"Karena itu, BEI perlu melakukan penghentian sementara saham BAJA di pasar reguler dan pasar tunai mulai perdagangan sesi I hari ini," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Jumat (10/7/2014).

Dia mengimbau, kepada sejumlah pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.

Sekedar informasi, BEI kemarin mencabut suspensi saham BAJA. Adapun suspensi dilakukan Otoritas Bursa tersbut pada Selasa (8.7/2014) karena menurunnya harga kumulatif perseroan mencapai 59,04% atau Rp980 dari harga penutupan Rp1.660 pda 1 Juli menjadi Rp680 pada 7 Juli 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
21 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved