Penyebab Garuda Indonesia Alami Kerugian Besar

Jum'at, 08 Agustus 2014 - 14:45 WIB
Penyebab Garuda Indonesia...
Penyebab Garuda Indonesia Alami Kerugian Besar
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) harus menghadapi kenyataan menanggung kerugian cukup besar karena nilai tukar rupiah yang tidak stabil.

Pasalnya, hampir 75% pembiayaan perusahaan berasal dari mata uang dolar Amerika Serikat (USD), sedangkan pendapatannya menggunakan nilai tukar rupiah.

Direktur Keuangan Garuda Indonesia, Hendrito Hardjono mengatakan, sebagian laba perseroan harus berkurang jika nilai nilai tukar rupiah terdepresiasi.

"Benar sekali, pendapatan operasi kita sebagian itu rupiah dan dolar, efeknya adalah jika kelemahan Rp100 sama saja kita rugi sekitar Rp10 juta sampai Rp12 juta per USD per tahun," ujarnya di Kantor Pusat Garuda, Jakarta, Jumat (8/8/2014).

Menurutnya, bukan hanya maskapai milik negara ini saja yang mengeluhkan mengenai gejolak nilai tukar, bahkan semua airlines juga pasti merasakan hal yang serupa.

"Semua airlines itu tertekan, bahkan malah ada yang tertutup, ini pertanda bahwa industri penerbangan sedang tertekan," ujarnya.

Dia mengatakan, bahwa terkait dengan kerugian yang dialami pada semester I/2014 diakui perseroan adalah hal yang sangat wajar.

"Semester pertama selalu lebih rendah dan tertekan, selalu kinerja lebih rendah dari semester dua, karena di semester dua ditambah ada penerbangan haji lalu impactnya itu dari sudut kurs di semester pertama," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
12 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved