Konsumsi BBM Bengkak Bukan karena Jumlah Kendaraan

Selasa, 12 Agustus 2014 - 17:22 WIB
Konsumsi BBM Bengkak...
Konsumsi BBM Bengkak Bukan karena Jumlah Kendaraan
A A A
JAKARTA - Pengamat Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri menegaskan, membengkaknya konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak berhubungan dengan meningkatnya pengguna kendaraan bermotor.

Menurutnya, faktor utama dari membengkaknya kuota BBM bersubsidi dikarenakan produksi minyak mentah yang terus mengalami penurunan. Sehingga memengaruhi perolehan pasokan crude di dalam negeri.

Di samping itu, minimnya kapasitas kilang minyak nasional membuat Indonesia kerap melakukan impor produk BBM.

"Produksi minyak sudah di bawah 800.000 barel. Harga minyak naik terus, konsumsi BBM naik terus. Impor minyak mentah dan produk BBM nambah. Agak aneh kalau mennyalahkan jumlah produksi kendaraan bermotor," kata di di Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Dia meformulasikan, pada kepemilikan mobil per 1.000 orang di Indonesia, maka jumlah kendaraan hanya 69 unit. Jika dibandingkan negara Afrika Selatan dengan formula serupa, maka kepemilikan mobil sebanyak 65 unit.

"Thailand dan Malaysia saja 300 sekian bila dihitung berdasarkan per 1.000 orang. Density berdasarkan kendaraan itu sebenarnya kecil sekali jika dikaitkan ke BBM," ujarnya.

Faisal menyebut, banyaknya jumlah kendaraan bukanlah menjadi patokan utama penyebab meningkatnya penyerapan BBM bersubsidi. Permasalahan krusial sebenarnya adalah infrastruktur yang minim dibangun.

"Karena infrastrukturnya enggak kebangun, macet di mana-mana sehingga membuat boros BBM. Jadi jumlah mobil itu bukan masalah utamanya," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
1 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
1 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved