Penjualan Bersih MPPA Tumbuh 18% Jadi Rp6,4 T

Rabu, 13 Agustus 2014 - 10:58 WIB
Penjualan Bersih MPPA...
Penjualan Bersih MPPA Tumbuh 18% Jadi Rp6,4 T
A A A
JAKARTA - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencatatkan pertumbuhan total penjualan bersih pada semester I tahun ini sebesar 18% dari tahun lalu menjadi Rp6,4 triliun.

Sementara laba bersih meningkat menjadi Rp117,5 miliar dari Rp29 miliar tahun lalu (tidak termasuk keuntungan luar biasa Rp85,7 miliar dan Rp192,9 miliar.

Chief of Investor Relations MPPA Danny Crayton mengatakan, kinerja same store sales growth (SSSG) MPPA juga meningkat 10,2% di kuartal I dan 8,2% di kuartal II serta 9,2% untuk periode paruh pertama. Sejak tahun 2011, kinerja MPPA selalu menghasilkan SSSG di kuartal I yang lebih tinggi dari kuartal II.

“Kinerja yang dicapai di 2014 secara perkuartal dan paruh pertama merupakan pertumbuhan SSSG tertinggi sejak tahun 2010,” ujarnya di Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Dia mengungkapkan, kinerja SSSG tersebut mendukung posisi market yang kuat atas fokus MPPA dalam pangsa pasar menengah yang bertumbuh pesat.

Sementara selama semester I/2014, MPPA membuka dua gerai baru Hypermart, satu gerai baru Foodmart dan satu gerai baru Boston Health & Beauty.

“Di akhir 30 Juni 2014, MPPA mengoperasikan 101 Hypermart, 30 Foodmart dan 95 Boston Health & Beauty dengan total 226 gerai aktif dalam operasional,” imbuhnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Resmi! Gojek Punya 6,74%...
Resmi! Gojek Punya 6,74% Saham MPPA, Nilai Transaksi Capai Rp355 Miliar
Matahari Perkuat Lapaknya...
Matahari Perkuat Lapaknya di Shopee dengan Strategi Omni
Gegara Pandemi, Matahari...
Gegara Pandemi, Matahari Putra Prima Terus Merugi Capai Rp219,25 Miliar
Hypermart Bakal Dapat...
Hypermart Bakal Dapat Tambahan Modal dari GoTo dan Multipolar
Buka 16 Gerai Baru Hyfresh...
Buka 16 Gerai Baru Hyfresh di 2021, MPPA Siapkan Rp80 Miliar
Cara Unit Usaha MPPA...
Cara Unit Usaha MPPA Menghadapi Penurunan Daya Beli dan Tantangan di Saat Pandemi
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved