Wall Street Menguat Didukung Saham Biotek

Kamis, 14 Agustus 2014 - 08:55 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Didukung Saham Biotek
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdaganga Rabu waktu setempat berakhir menguat, dengan indeks Dow Jones kembali ke teritori positif didukung melonjaknya saham bioteknologi di tengah mengecewakannya data penjualan ritel.

Saham sektor ritel terkoreksi setelah data Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa penjualan ritel secara tak terduga stagnan pada bulan Juli, terlemah sejak Januari 2014.

Macy Inc (MN) melaporkan laba kuartalan meleset dari estimasi dan memangkas perkiraan penjualan tahun ini, sehingga mendorong saham turun 5,5% menjadi USD56,47. Selain itu, saham Kohl Corp (KSS.N) juga turun 1,5% menjadi USD55,11, Nordstrom Inc (JWN.N) turun 0,9% menjadi USD68,12, dan Wal-Mart Stores Inc (WMT.N) terkoreksi 0,3% menjadi USD74,03.

Meskipun penjualan ritel yang lemah menunjuk beberapa kehilangan dalam momentum perekonomian, namun laporan di Juli bisa menjadi sentimen untuk menahan peningkatan suku bunga oleh The Fed, situasi yang menguntungkan investor saham.

"Investor tampaknya akan melihat masa lalu angka ritel dan melihat hikmahnya, yaitu bahwa The Fed bisa mempertahankan suku bunga rendah lebih lama. Di dalam negeri, meskipun beberapa laporan laba bersih dipertanyakan, namun sektor seperti biotek, transportasi dan Amazon memberikan dorongan ke pasar hari ini" kata Managing Partner di Mayflower Advisors Lawrence Glazer seperti dilansir dari Reuters, Kamis (14/8/2014).

Sebanyak 10 sektor saham di indeks S&P naik. Saham Biotech melonjak, dengan Indeks Nasdaq Biotech (NBI) naik 2,1%, sinkron dengan reli di saham InterMune Inc ITMN.B dan Jazz Farmasi PLC (JAZZ.O). Sementara indeks Dow Jones Transportation Average (DJT) juga naik 0,7%.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 91,26 poin atau 0,55% menjadi 16.651,80; indeks S&P 500 menguat 12,97 poin atau 0,67% menjadi berakhir pada 1.946,72 dan Nasdaq Composite bertambah 44,88 poin atau 1,025 menjadi 4.434,13.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
7 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
7 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
9 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
12 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
15 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
15 jam yang lalu
Infografis
Gegara Saham Anjlok,...
Gegara Saham Anjlok, META Bakal Pecat 12.000 Karyawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved