Chatib: Kedaulatan RI Tercermin Dalam Uang NKRI

Senin, 18 Agustus 2014 - 16:16 WIB
Chatib: Kedaulatan RI...
Chatib: Kedaulatan RI Tercermin Dalam Uang NKRI
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri menilai dengan beredarnya uang Rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014 harus dijadikan momentum sebagai kedaulatan di Republik Indonesia (RI).

Pasalnya, pecahan uang rupiah kertas Rp100.000 yang dahulu tidak mencerminkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dikarenakan tidak adanya tulisan NKRI di fisik uang tersebut.

"Yang sangat penting dengan diberlakukan uang NKRI ini adalah sebagai momentum yang sangat baik untuk melaksanakan amanat UU no 7 mengenai Kedaulatan di dalam Penggunaan Mata Uang Rupiah," ujar dia di Gedung Bank Indonesia, Senin (18/8/2014).

Menurut Chatib, uang rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014 sangat mencerminkan identitas bangsa Indonesia pada saat ini selain sudah mengacu pada UU.

"Dengan UU mata uang ini, kita melaksanakan amanat UU no 7, membuat mata uang pecahan Rp100 ribu adalah sebagai uang NKRI. Ciri atau karateristiknya uang ini ada gambar Garuda Pancasila, Frasara dari RI dan juga BI serta tanda tangan Gubernur Bank Indonesia dan Menkeu," katanya.

Secara umum, desain uang rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014 tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan dengan uang rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2004 yang beredar saat ini.

Perbedaan utama antara lain dikenali dari Frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia” pada bagian muka dan belakang uang; Penandatangan uang dari yang sebelumnya Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia menjadi Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan.

Bank Indonesia bersama Pemerintah Republik Indonesia mengumumkan bahwa uang rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014 mulai diberlakukan, dikeluarkan, dan diedarkan di Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2014 yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
25 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
33 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved