Menkeu Baru Punya PR Ubah Format APBN 2015

Minggu, 24 Agustus 2014 - 16:11 WIB
Menkeu Baru Punya PR...
Menkeu Baru Punya PR Ubah Format APBN 2015
A A A
JAKARTA - Ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Lana Soelistianingsih mengatakan bahwa menteri keuangan (menkeu) di kabinet mendatang memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk mengubah format Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015, yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, format APBN 2015 yang sudah terlanjur ditetapkan pemerintah tersebut tidak memberi ruang yang besar untuk mewujudkan kondisi fiskal yang besar, sehingga dibutuhkan menkeu, pertama, yang mengerti aspek makro.

"Kedua, dari sisi kemampuan merelokasi fiskal anggaran itu untuk berani mengubah format APBN agar tidak seperti sekarang karena format yang sekarang itu tidak memberi ruang yang besar untuk mewujudkan kondisi fiskal rencana kerja yang diinginkan dalam pemerintahan ke depan," terang dia kepada Sindonews, Minggu (24/8/2014).

Hal ini lantaran kebijakan ekonomi dari presiden terpilih dalam hal ini Joko Widodo (Jokowi), dinilai cenderung populis, di mana ekonomi yang memperbesar peran pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan.

"Ini yang harus dicermati sebagai bagian dari rencana anggaran yang terus ekspansi. Nah, ekspansi ini membutuhkan pembiayaan, baik itu melalui pajak yang dinaikkan ataupun melalui utang," tambah dia.

Dengan begitu, lanjut Lana, pemerintah yang baru harus menarik orang yang memiliki inovasi terhadap anggaran, serta mampu merelokasi anggaran tersebut.

"Itu yang perlu diakomodir untuk memberanikan diri merelokasi pos-pos pengeluaran yang selama ini, itu-itu saja. Harus diubah. Itu butuh kemampuan orang yang inovatif, mempunyai pemikiran ke depan dan inovatif terhadap anggaran," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
52 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
11 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved