Pertamina Klaim November BBM Bersubsidi Ludes

Rabu, 27 Agustus 2014 - 21:34 WIB
Pertamina Klaim November...
Pertamina Klaim November BBM Bersubsidi Ludes
A A A
MANADO - PT Pertamina (Persero) mengklaim stok Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ludes pada November 2014 pasca dicabutnya pengkitiran/penjatahan BBM di SPBU.

Sales Eksekutive BBM Retail PT Pertamina (Persero) Area Manado mengatakan, tak hanya di Sulawesi Utara (Sulut) BBM akan habis jika penyaluran 'los' setiap harinya, di Indonesia pun secara merata terjadi, jika demikian. Untuk saat ini di Sulut penyaluran masih normal.

Untuk daerah lain alasannya karena kuota APBNP dipotong 2 juta kilo liter (kl), dari 48 juta kl jadi 46 juta kl (premium solar kerosene).

Jadi dengan surat BPH Migas, SPBU tol tidak jual premium di jam tertentu dan tidak boleh jual solar, karena itu dikendalikan supaya masuk kuota.

"Infonya kalau disalurkan normal sesuai kebutuhan, bisa November se-Indonesia sudah habis semua BBM subsidi. Ini sesuai keterangan Ali Mundakir, vp Corporate Communication Pertamina, substitusi dengan pertamax dan solar non subsidi," ungkapnya, Rabu (27/8/2014).

"Dari 46 SPBU di Sulut, saat ini suplai masih normal 1.000 kl per hari. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, stok masih aman," jelasnya.

Lain halnya yang dikatakan Customer Relation Pertamina MOR VII Sulawesi Ibnu Adiwena. Menurutnya, stok BBM bersubsidi untuk wilayah Sulawesi saat ini sebanyak 142.789 kl, terbagi 63.319 kl premium dan 79.470 kl solar.

"Dari total stok saat ini, penyaluran premium perhari sebanyak 5.840 kl dan solar 5.135 kl. Ketahanan stok ini diprediksi masih memenuhi kebututhan 11 hari ke depan untuk premium dan 15 hari untuk BBM subsidi jenis solar," jelasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved