Garuda Mulai Terbangkan Jamaah Haji di Enam Embarkasi

Senin, 01 September 2014 - 14:58 WIB
Garuda Mulai Terbangkan...
Garuda Mulai Terbangkan Jamaah Haji di Enam Embarkasi
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) hari ini memulai pelaksanaan penerbangan musim Haji 2014/1435H, dimana kloter pertama dilaksanakan secara serentak di enam embarkasi dari 10 embarkasi yang dilayani.

Keenam embarkasi tersebut yaitu Solo, Makassar, Padang dan Lombok (menuju Jeddah) dan embarkasi Jakarta dan Medan (menuju Madinah).

Sementara itu, penerbangan kloter pertama dari embarkasi Palembang akan dimulai pada tanggal 2 September, embarkasi Balikpapan pada tanggal 4 September, Embarkasi Banjarmasin pada tanggal 18 September dan embarkasi Banda Aceh pada tanggal 19 September 2014.

Dalam keterangan rilis yang diterima Sindonews, Senin (1/9/2014), pelepasan kloter pertama calon jemaah haji tersebut dilaksanakan oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin, Plt. Dirjen Perhubungan Udara Santoso, dan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Pada pelaksanaan penerbangan musim haji tahun 2014/ 1435H ini, Garuda Indonesia memulai Phase Keberangkatan (Phase I) pada tanggal 1 – 28 September 2014, sementara penerbangan haji Phase Kepulangan (Phase II) dimulai pada tanggal 9 Oktober – 6 November 2014. Penerbangan langsung ke Madinah dilayani oleh embarkasi Jakarta dan Medan dengan periode keberangkatan pada 1-14 September dan periode kepulangan pada tanggal 23 Oktober – 6 November.

Pada penerbangan Haji tahun 2014/ 1435H ini, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 83.144 calon jemaah, berkurang dibanding jumlah jemaah tahun lalu (2013/ 1435H) sebanyak 90.108 jemaah, akibat penerapan pengurangan kuota oleh pemerintah Arab Saudi.

Pada pelaksanaan penerbangan haji tahun 2014/1435H ini, Garuda Indonesia mengoperasikan 11 pesawat wide-body (berbadan lebar) yang terdiri dari 6 pesawat Airbus A330 (kapasitas 375 seat), 4 pesawat B747 (kapasitas 455 seat) dan 1 pesawat B777 (kapasitas 440 seat).

Pesawat tersebut rata-rata berusia muda dan bahkan ada pesawat yang diproduksi pada tahun 2012. Proses tender pesawat tersebut dilaksanakan secara terbuka dan transparan, dan diumumkan di media cetak nasional dan internasional.

Awak kabin yang bertugas dalam pelaksanaan haji tahun 2014/1435H ini berjumlah 484 orang dan sebanyak 70% dari mereka adalah awak kabin yang direkrut dari masing-masing daerah embarkasi.

Perekrutan awak kabin asal daerah embarkasi tersebut merupakan bagian dari pelayanan Garuda Indonesia kepada para jemaah khususnya untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian besar jemaah hanya mampu berbahasa daerah.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
30 menit yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
37 menit yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
1 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
2 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
3 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
3 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved