Ekonom: Mafia Terindikasi di UU Migas

Selasa, 09 September 2014 - 13:06 WIB
Ekonom: Mafia Terindikasi...
Ekonom: Mafia Terindikasi di UU Migas
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy mengatakan, belum rampungnya Undang-Undang (UU) Migas yang sebelumnya dibatalkan Mahkamah Konstitusi (MK) mengindikasikan adanya mafia migas yang bersembunyi dalam pemerintahan.

"Undang-Undang 22 tahun 2001 tidak berjalan, tidak ada kesungguhan pemerintah menyelsaikan UU Migas. Itu bukti mafia migas," kata Ichsan dalam diskusi mafia migas di The Acacia Hotel, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Dia mengatakan, indikasi lain adanya mafia migas berkiprah di Indonesia adalah menurunnya produksi minyak Indonesia. "Mafia migas ada, lifiting migas turun itu buktinya," ujar Ichsan.

Dia menambahkan, saat ini penyaluran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak tepat sasaran, masyarakat mampu paling banyak menikmati BBM bersubsidi, dan hal tersebut juga menjadi indikator adanya mafia migas. "Mafia migas, adanya subsidi salah sasaran," tandasnya.

Seperti diketahui, selain polemik mengenai kenaikan harga BBM, kuota BBM subsidi yang berpotensi jebol, permasalahan tata kelola Migas di Indonesia juga diwarnai mafia migas.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revisi UU Migas, BPH...
Revisi UU Migas, BPH Migas Optimistis Tidak Dibubarkan
Perkuat Peran SKK Migas...
Perkuat Peran SKK Migas Melalui Realisasi RUU Migas
Tarik Investor, Aspermigas...
Tarik Investor, Aspermigas Sebut Indonesia Butuh UU Migas Baru
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Kementerian ESDM Minta...
Kementerian ESDM Minta Revisi UU Migas Dipercepat demi Kejar 1 Juta Barel
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
26 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved