Kalimantan Utara Miliki Cadangan Gas 23 Triliun Kaki Kubik

Sabtu, 20 September 2014 - 11:13 WIB
Kalimantan Utara Miliki...
Kalimantan Utara Miliki Cadangan Gas 23 Triliun Kaki Kubik
A A A
TANJUNG SELOR - Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ternyata menyimpan potensi cadangan minyak dan gas (migas) yang sangat besar. Berdasarkan data di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Kaltara memiliki potensi cadangan migas seluas 2.750 kilometer persegi (km2), yang berada di Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung dan sebagian besar Kabupaten Nunukan.

Potensi migas itu belum dapat dieksploitasi karena membutuhkan teknologi dan peralatan canggih serta biaya yang sangat besar.

Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengatakan, potensi cadangan migas tersebut berada di lapisan dalam permukaan bumi. Potensi migas yang terkandung di dalamnya sangat melimpah, di mana untuk cadangan gas saja diperkirakan mencapai 23 triliun kaki kubik dengan masa produksi hingga 30 tahun.

“Alhamdulillah kabar ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat Kaltara dan Indonesia. Mudah-mudahan segala sesuatunya bisa cepat berproses dan kami bersama-sama seluruh elemen masyarakat Kaltara sangat mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan,” ujar Irianto kepada wartawan, Sabtu (20/9/2014).

Irianto telah mengikuti rapat konsultasi daerah dalam rangka penawaran Wilayah Kerja Migas Non Konvensional (WK-MNK) Blok MNK North Tarakan berdasarkan UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas, yang dipimpin Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Naryanto Wagimin di Jakarta pada 17 September 2014.

Dia menjelaskan, migas non-konvensional berbeda dengan migas konvensional yang selama ini diproduksi. Pasalnya, letaknya berada di lapisan dalam, sehingga membutuhkan teknologi dan peralatan khusus serta membutuhkan biaya besar. Proses eksplorasi hingga produksi membutuhkan waktu sekitar 13-15 tahun sudah melakukan operasional.

Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM akan menawarkan kontrak kegiatan ini kepada investor atau kontraktor yang memiliki teknologi dan kemampuan secara finansial agar berjalan optimal.

“Untuk percepatan dan koordinasi kegiatan lebih lanjut akan dibentuk tim kecil untuk melengkapi data-data administrasi yang dibutuhkan salah satunya terkait tata ruang wilayah, batas wilayah dan status kawasan serta lainnya,” ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tarik Investor Migas,...
Tarik Investor Migas, Kementerian ESDM Pangkas Perizinan
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Kementerian ESDM: Manajemen...
Kementerian ESDM: Manajemen Risiko Mutlak bagi Bisnis Migas
Kementerian ESDM Usulkan...
Kementerian ESDM Usulkan Industri Hulu Migas Bebas Pajak
Kementerian ESDM Bakal...
Kementerian ESDM Bakal Lelang 3 WK Migas Terminasi Akhir Tahun Ini
Gairahkan Investasi...
Gairahkan Investasi Migas, Kementerian ESDM Siapkan Insentif dan Kebijakan Baru
Berita Terkini
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
1 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
1 jam yang lalu
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
3 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
4 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
5 jam yang lalu
Infografis
Mars Terdeteksi Miliki...
Mars Terdeteksi Miliki Cadangan Air, Tersembunyi di Bawah Ngarai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved