Bisnis Properti di Malang Terhambat Harga Tanah

Senin, 22 September 2014 - 15:45 WIB
Bisnis Properti di Malang...
Bisnis Properti di Malang Terhambat Harga Tanah
A A A
MALANG - Perkembangan bisnis properti di Malang, Jawa Timur (Jatim) terhambat melambungnya harga tanah di kawasan ini. Harga tanah terus naik hingga 50% lebih.

Dari harga semula Rp200 ribu sampai Rp300 ribu menjadi Rp500 ribu hingga Rp800 ribu per meter persegi. Bahkan, di beberapa lokasi strategis bisa mencapai Rp1 juta per meter persegi.

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Malang Raya, Mahrus Soleh mengatakan, naiknya harga tanah diikuti kenaikan harga material.

Kondisi tersebut membuat keuntungan yang diraih pengembang semakin tipis. "Naiknya harga tanah menghambat target pertumbuhan perumahan," katanya, Senin (22/9/2014).

Dia mengatakan, meski pemerintah menaikkan harga jual rumah sejahtera tapak atau rumah bersubsidi dari semula Rp88 juta menjadi Rp105 juta masih belum mampu mendongkrak pertumbuhan perumahan.

Padahal, target tahun ini produksi perumahan naik 30% dari 2013 sebanyak 13 ribu unit.

Tak heran, sejumlah pengembang memilih menjual harga komersial daripada rumah bersubsidi untuk masyarakat penghasilan rendah.

Sebab, keuntungan yang diperoleh pengembang tipis sehingga sebagian mereka menjual rumah komersial.

Mahrus mengatakan, pertumbuhan properti di Malang masih terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk di wilayah ini.

Selain itu, faktor mahasiswa yang kini memilih membeli rumah dari pada sewa atau kos juga mendongkrak perkembangan properti.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved