Inflasi Rendah, IHSG Menguat 0,16% ke 5.145,88
Rabu, 01 Oktober 2014 - 12:15 WIB
Inflasi Rendah, IHSG Menguat 0,16% ke 5.145,88
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan hari ini makin menguat pasca rendahnya inflasi di bulan September, yakni sebesar 0,27%. IHSG menguat 8,30 poin atau 0,16% ke level 5.145,88.
Inflasi bulan lalu merupakan yang terendah ketiga dalam enam tahun terakhir dan lebih rendah dibanding bulan sebelumnya sebesar 0,47%. Sementara inflasi berdasarkan tahun kalender (year to date) sebesar 3,71%, sedangkan secara year on year (yoy) sebesar 4,53%.
IHSG pagi tadi dibuka berhasil menguat jelang pengumuman data Badan Pusat Statistik (BPS). IHSG naik 11 poin atau 0,21% ke level 5.148,57.
Sementara IHSG kemarin gagal menguat karena ditekan aksi jual. IHSG terkoreksi 4,43 poin atau 0,09% ke level 5.137,58. Pelemahan tersebut di tengah terkoreksinya mayoritas bursa Asia. Sedangkan siang ini, bursa Asia melemah.
Indeks Straits Time turun 9,23 poin atau 0,28% ke 3.267,47; dan indeks Nikkei 225 merosot 23,83 poin atau 0,15% ke 16.149,69.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,57 triliun dengan 3,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp86,26 miliar. Tercatat 142 saham naik, 123 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Sektor saham siang ini mayoritas ditutup variatif. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah aneka industri, yang turun 0,46%. Sedangkan sektor dengan penguatan tertinggi adalah keuangan, yang melonjak 0,86%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp200 menjadi Rp7.650, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp75 menjadi Rp6.075, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp75 menjadi Rp5.600.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 menjadi Rp7.000, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp175 menjadi Rp6.025, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun Rp125 menjadi Rp5.375.
Inflasi bulan lalu merupakan yang terendah ketiga dalam enam tahun terakhir dan lebih rendah dibanding bulan sebelumnya sebesar 0,47%. Sementara inflasi berdasarkan tahun kalender (year to date) sebesar 3,71%, sedangkan secara year on year (yoy) sebesar 4,53%.
IHSG pagi tadi dibuka berhasil menguat jelang pengumuman data Badan Pusat Statistik (BPS). IHSG naik 11 poin atau 0,21% ke level 5.148,57.
Sementara IHSG kemarin gagal menguat karena ditekan aksi jual. IHSG terkoreksi 4,43 poin atau 0,09% ke level 5.137,58. Pelemahan tersebut di tengah terkoreksinya mayoritas bursa Asia. Sedangkan siang ini, bursa Asia melemah.
Indeks Straits Time turun 9,23 poin atau 0,28% ke 3.267,47; dan indeks Nikkei 225 merosot 23,83 poin atau 0,15% ke 16.149,69.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,57 triliun dengan 3,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp86,26 miliar. Tercatat 142 saham naik, 123 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Sektor saham siang ini mayoritas ditutup variatif. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah aneka industri, yang turun 0,46%. Sedangkan sektor dengan penguatan tertinggi adalah keuangan, yang melonjak 0,86%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp200 menjadi Rp7.650, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp75 menjadi Rp6.075, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp75 menjadi Rp5.600.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 menjadi Rp7.000, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp175 menjadi Rp6.025, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun Rp125 menjadi Rp5.375.
(rna)
Lihat Juga :