Anjlok 1,26%, IHSG Longsor dari Level 5.000
Jum'at, 03 Oktober 2014 - 11:48 WIB
Anjlok 1,26%, IHSG Longsor dari Level 5.000
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari terakhir pekan ini belum mampu mempertahankan posisinya di teritori hijau, yang berhasil dicapai pagi tadi. Ditekan aksi jual, IHSG longsor dari level 5.000.
IHSG siang ini anjlok 63 poin atau 1,26% ke level 4.937,81. Padahal, IHSG pagi tadi dibuka balik arah menguat didukung aksi beli asing. IHSG terkerek 8,86 poin atau 0,18% ke level 5.009,67.
Sementara IHSG kemarin ditutup terkoreksi tajam karena ditekan aksi jual. IHSG terkapar 140,10 poin atau 2,73% ke level 5.000,81. Pelemahan tersebut di tengah memerahnya bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas memerah.
Indeks Straits Time naik 6,28 poin atau 0,19% ke 3.234,99; indeks Hang Seng anjlok 231,41 poin atau 1,01% ke 22.701,57; dan indeks Nikkei 225 merosot 72,97 poin atau 0,47% ke 15.589,02.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,78 triliun dengan 2,57 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp240,16 miliar. Tercatat 55 saham naik, 258 saham melemah dan 51 saham stagnan.
Sektor saham siang ini hampir semuanya memerah. Sektor yang pelemahan tertinggi adalah properti, yang anjlok 2,29%, diikuti keuangan yang merosot 2,07%. Sedangkan sektor yang naik hanya infrastruktur, yang naik 0,04%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) melonjak Rp125 menjadi Rp6.225, PT Siantar Top Tbk (STTP) menguat Rp80 menjadi Rp3.080, dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp20 menjadi Rp3.915.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp325 menjadi Rp6.850, PT Astra International (ASII) turun Rp150 menjadi Rp6.475, dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp150 menjadi Rp4.950.
(Baca: IHSG Dibuka Balik Arah Menguat)
IHSG siang ini anjlok 63 poin atau 1,26% ke level 4.937,81. Padahal, IHSG pagi tadi dibuka balik arah menguat didukung aksi beli asing. IHSG terkerek 8,86 poin atau 0,18% ke level 5.009,67.
Sementara IHSG kemarin ditutup terkoreksi tajam karena ditekan aksi jual. IHSG terkapar 140,10 poin atau 2,73% ke level 5.000,81. Pelemahan tersebut di tengah memerahnya bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas memerah.
Indeks Straits Time naik 6,28 poin atau 0,19% ke 3.234,99; indeks Hang Seng anjlok 231,41 poin atau 1,01% ke 22.701,57; dan indeks Nikkei 225 merosot 72,97 poin atau 0,47% ke 15.589,02.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,78 triliun dengan 2,57 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp240,16 miliar. Tercatat 55 saham naik, 258 saham melemah dan 51 saham stagnan.
Sektor saham siang ini hampir semuanya memerah. Sektor yang pelemahan tertinggi adalah properti, yang anjlok 2,29%, diikuti keuangan yang merosot 2,07%. Sedangkan sektor yang naik hanya infrastruktur, yang naik 0,04%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) melonjak Rp125 menjadi Rp6.225, PT Siantar Top Tbk (STTP) menguat Rp80 menjadi Rp3.080, dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp20 menjadi Rp3.915.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp325 menjadi Rp6.850, PT Astra International (ASII) turun Rp150 menjadi Rp6.475, dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp150 menjadi Rp4.950.
(Baca: IHSG Dibuka Balik Arah Menguat)
(rna)
Lihat Juga :