IHSG Diprediksi pada Kisaran 4.913-5.004
Senin, 06 Oktober 2014 - 08:21 WIB
IHSG Diprediksi pada Kisaran 4.913-5.004
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan bergerak melemah dengan penurunan terbtas. IHSG diprediksi akan bergerak pada kisaran support 4.913 dan resistance 5.004.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengungkapkan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak melemah menembus level psikologis di 5.000 dan ditutup pada level 4.949 atau turun 51 poin (1,03%).
"Indikator MACD masih di area bearish. Hari ini Indeks masih akan bergerak melemah dengan penurunan terbatas," kata dia, Senin (6/10/2014).
Sementara sentimen dari luar positif. Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup berbalik menguat pada akhir pekan lalu seiring rilis positif data ekonomi Paman Sam tersebut. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 1,24% dan indeks S&P500 sebesar 1,12%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh pernyataan bank sentral yang akan melanjutkan stimulusnya. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,89% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat 0,02%.
Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 1,40% ke level USD87,87 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 1,86% ke posisi USD1.195,60 per ons.
Dari dalam negeri, publik kembali menanti persaingan koalisi merah putih dan koalisi Indonesia hebat dalam memperebutkan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) hari ini.
Sementara dari sisi ekonomi, pelaku pasar menantikan rilis kinerja perusahaan tercatat (emiten) kuartal ketiga yang kemungkinan mulai dirilis dalam waktu dekat.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengungkapkan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak melemah menembus level psikologis di 5.000 dan ditutup pada level 4.949 atau turun 51 poin (1,03%).
"Indikator MACD masih di area bearish. Hari ini Indeks masih akan bergerak melemah dengan penurunan terbatas," kata dia, Senin (6/10/2014).
Sementara sentimen dari luar positif. Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup berbalik menguat pada akhir pekan lalu seiring rilis positif data ekonomi Paman Sam tersebut. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 1,24% dan indeks S&P500 sebesar 1,12%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh pernyataan bank sentral yang akan melanjutkan stimulusnya. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,89% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat 0,02%.
Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 1,40% ke level USD87,87 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 1,86% ke posisi USD1.195,60 per ons.
Dari dalam negeri, publik kembali menanti persaingan koalisi merah putih dan koalisi Indonesia hebat dalam memperebutkan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) hari ini.
Sementara dari sisi ekonomi, pelaku pasar menantikan rilis kinerja perusahaan tercatat (emiten) kuartal ketiga yang kemungkinan mulai dirilis dalam waktu dekat.
(rna)
Lihat Juga :