Koreksi IHSG Diharapkan Tertahan Aksi Bargain Hunting

Senin, 06 Oktober 2014 - 08:43 WIB
Koreksi IHSG Diharapkan...
Koreksi IHSG Diharapkan Tertahan Aksi Bargain Hunting
A A A
JAKARTA - Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi sebelumnya diharapkan dapat tertahan pada awal pekan ini oleh aksi berburu saham bagus di harga rendah (bargain hunting) pelaku pasar. IHSG diproyeksi akan bergerak pada kisaran support 4.930-4.850, resistance 5.025-5.125-5.196.

"Koreksi IHSG akibat efek pelemahan regional diharapkan akan tertahan oleh aksi bargain hunting pelaku pasar," kata Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko, Senin (6/10/2014).

Sementara itu, dia menyarankan pelaku pasar untuk melakukan rekomendasi beli (buy) di sejumlah saham berkapitalisasi besar (big cap) dan lapis dua pilihan untuk kontinuasi kenaikan hingga ke level 5.025. Adapun sejumlah saham yang direkomendasi tersebut, diantaranya:

1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dengan trading target Rp5.950


Koreksi mendadak akibat efek pelemahan regional telah mengundang bargain hunters kembali untuk melakukan aksi beli cukup agresif, rekomen melakukan positioning buy untuk mengembalikan emiten distributor gas dan operator BUMN ini ke jalur yang lebih positif.

Entry (1) Rp5.725, entry (2) Rp5.675, cut loss point: Rp5.625

2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dengan trading target Rp5.550

Kami melihat proses koreksi dalam emitten perbankan big cap BUMN ini tidak berpengaruh banyak dalam medium uptrend, sehingga proses kembali untuk reli dari daerah jenuh jual harian akan makin mudah.

Entry (1) Rp5.275, entry (2) Rp5.225, cut loss point: Rp5.175

3. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dengan trading target Rp2.850

Walaupun sempat terimbas aksi jual, namun penurunan dalam emiten big cap telekomunikasi BUMN ini masih dalam batasan medium uptrend yang berlaku, rekomen positioning buying secara moderat untuk kembalinya momentum positif.

Entry (1) Rp2.750, entry (2) Rp2.675, cut loss point: Rp2.625

4. PT Bukit Asam (PTBA), dengan trading target Rp13.150

Koreksi di emiten pertambangan batu bara BUMN ini masih di ambang batas support medium term uptrend, sehingga potensi untuk rebound cukup besar, rekomen akumulasi secara moderat.

Entry (1) Rp12.750, entry (2) Rp12.675, cut loss point: Rp12.575
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
2 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
2 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
3 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
5 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
6 jam yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
7 jam yang lalu
Infografis
Kecam Respons Universitas...
Kecam Respons Universitas atas Aksi Bela Gaza, 1.000 Wisudawan Harvard Walkout
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved