Potensi Penguatan IHSG Dibayangi Sentimen Politik
Selasa, 07 Oktober 2014 - 08:25 WIB
Potensi Penguatan IHSG Dibayangi Sentimen Politik
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini diproyeksi masih akan bergerak variatif (mixed) dengan kecenderungan menguat terbatas dibayangi sentimen politik domestik.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengungkapkan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak mixed to up dan bergerak kembali ke level psikologis di level 5.000 dan ditutup naik 50 poin (1,03%).
"Indikator MACD masih di area bearish dan berpotensi membentuk perpotongan golden cross. Hari ini, IHSG masih akan bergerak mixed to up dengan kenaikan terbatas," kata dia, Selasa (7/10/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 4.962 dan resistance 5.022. Sementara sentimen dari luar cenderung menekan IHSG.
Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah menjelang rilis laporan keuangan perusahaan tercatat (emiten). Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,10% dan indeks S&P500 sebesar 0,16%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh meredanya aksi demonstrasi di Hong Kong. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,24%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menunjukkan penguatan 0,43%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik 0,02% ke level USD90,36 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,05% ke posisi USD1.206,70 per ons.
Dari dalam negeri, sentimen politik masih terus membayangi pergerakan IHSG. Hari ini, para anggota dewan akan memilih pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang baru.
Sementara di tempat terpisah, presiden dan wakil presiden terpilih kabarnya telah melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit & proper test) terhadap 46 calon menteri yang akan masuk dalam kabinetnya.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengungkapkan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak mixed to up dan bergerak kembali ke level psikologis di level 5.000 dan ditutup naik 50 poin (1,03%).
"Indikator MACD masih di area bearish dan berpotensi membentuk perpotongan golden cross. Hari ini, IHSG masih akan bergerak mixed to up dengan kenaikan terbatas," kata dia, Selasa (7/10/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 4.962 dan resistance 5.022. Sementara sentimen dari luar cenderung menekan IHSG.
Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah menjelang rilis laporan keuangan perusahaan tercatat (emiten). Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,10% dan indeks S&P500 sebesar 0,16%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh meredanya aksi demonstrasi di Hong Kong. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,24%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menunjukkan penguatan 0,43%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik 0,02% ke level USD90,36 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,05% ke posisi USD1.206,70 per ons.
Dari dalam negeri, sentimen politik masih terus membayangi pergerakan IHSG. Hari ini, para anggota dewan akan memilih pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang baru.
Sementara di tempat terpisah, presiden dan wakil presiden terpilih kabarnya telah melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit & proper test) terhadap 46 calon menteri yang akan masuk dalam kabinetnya.
(rna)
Lihat Juga :