IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.953-5.096
Rabu, 08 Oktober 2014 - 08:43 WIB
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.953-5.096
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan membuka potensi balik arah melemah karena ditekan sentimen negatif dari bursa global. IHSG diprediksi akan bergerak pada kisaran support 4.953 dan resistance 5.096.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak menguat dan ditutup pada level 5.032 atau naik 32 poin (0,65%). Indikator MACD masih di area bearish.
"Hari ini, IHSG akan bergerak melemah dengan penurunan terbatas," kata dia, Rabu (8/10/2014).
Adapun sentimend ari global cenderung menekan IHSG. Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah seiring proyeksi pelambatan ekonomi dunia oleh International Monetary Fund (IMF). Pelemahan dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 1,60% dan indeks S&P500 sebesar 1,51%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap pelambatan pertumbuhan ekonomi Eropa. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 1,38% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang melemah 0,36%.
Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 0,35% ke level USD88,54 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,09% ke posisi USD1.211,30 per ons.
Dari dalam negeri, Koalisi Merah Putih (KMP) akhirnya kembali memenangkan persaingan dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Kali ini, koalisi yang diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat (Demokrat), dan Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut memenangkan persaingan dalam memperebutkan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
KMP sukses memenangkan Paket B yang terdiri dari Zulkifli Hasan (Ketua MPR), Mahyudin (Wakil Ketua MPR), EE Mangindaan (Wakil Ketua MPR), Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR) dan Oesman Sapta Odang (Wakil Ketua MPR) sebagai pimpinan MPR yang baru, setelah memenangkan voting sebanyak 347 suara.
Sementara Paket A milik KIH yang mengusung Paket A (Oesman Sapta Odang, Ahmad Basarah, Imam Nahrawi, Patrice Rio Capella dan Hasrul Azwar) hanya meraih 330 suara. Itu artinya, KMP sukses menguasai parlemen dengan menempatkan kader-kadernya pada posisi pimpinan MPR dan DPR.
Dari faktor ekonomi, Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 7,5% untuk kali ke-12 berturut-turut. Langkah ini diambil demi mempertahankan stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan dari risiko domestik dan
eksternal.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak menguat dan ditutup pada level 5.032 atau naik 32 poin (0,65%). Indikator MACD masih di area bearish.
"Hari ini, IHSG akan bergerak melemah dengan penurunan terbatas," kata dia, Rabu (8/10/2014).
Adapun sentimend ari global cenderung menekan IHSG. Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah seiring proyeksi pelambatan ekonomi dunia oleh International Monetary Fund (IMF). Pelemahan dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 1,60% dan indeks S&P500 sebesar 1,51%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap pelambatan pertumbuhan ekonomi Eropa. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 1,38% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang melemah 0,36%.
Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 0,35% ke level USD88,54 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,09% ke posisi USD1.211,30 per ons.
Dari dalam negeri, Koalisi Merah Putih (KMP) akhirnya kembali memenangkan persaingan dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Kali ini, koalisi yang diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat (Demokrat), dan Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut memenangkan persaingan dalam memperebutkan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
KMP sukses memenangkan Paket B yang terdiri dari Zulkifli Hasan (Ketua MPR), Mahyudin (Wakil Ketua MPR), EE Mangindaan (Wakil Ketua MPR), Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR) dan Oesman Sapta Odang (Wakil Ketua MPR) sebagai pimpinan MPR yang baru, setelah memenangkan voting sebanyak 347 suara.
Sementara Paket A milik KIH yang mengusung Paket A (Oesman Sapta Odang, Ahmad Basarah, Imam Nahrawi, Patrice Rio Capella dan Hasrul Azwar) hanya meraih 330 suara. Itu artinya, KMP sukses menguasai parlemen dengan menempatkan kader-kadernya pada posisi pimpinan MPR dan DPR.
Dari faktor ekonomi, Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 7,5% untuk kali ke-12 berturut-turut. Langkah ini diambil demi mempertahankan stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan dari risiko domestik dan
eksternal.
(rna)
Lihat Juga :