Pefindo Tegaskan Peringkat Buana Finance A-

Rabu, 08 Oktober 2014 - 17:01 WIB
Pefindo Tegaskan Peringkat...
Pefindo Tegaskan Peringkat Buana Finance A-
A A A
JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idA- untuk PT Buana Finance Tbk (BBLD), dengan prospek stabil.

Analis Pefindo Putri Amanda mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan posisi perusahaan yang baik dan berpengalaman dalam bisnis sewa pembiayaan (sewa guna usaha), dan permodalan yang sangat kuat.

"Selain itu, profitabilitas perusahaan yang sehat," kata dia dalam rilisnya, Rabu (8/10/2014).

Kendati demikian, peringkat itu dibatasi eksposur terhadap sektor bisnis yang cyclical dan rasio kredit macet (non-performing receivables/NPR) yang di bawah rata-rata. Peringkat yang sama juga diberikan untuk medium term notes (MTN) I/2013 senilai Rp150 miliar yang diterbitkan perseroan. MTN I/2013 senilai Rp150 miliar akan jatuh tempo pada 19 November 2014.

Menurut dia, kesiapan perusahaan dalam memenuhi kewajiban MTN yang akan jatuh tempo didukung nilai kas dan setara kas sebesar Rp164,4 miliar pada akhir Juni 2014, dan penerimaan rata-rata angsuran pembiayaan sebesar Rp250 miliar per bulan.

Selain itu, Pefindo juga menegaskan peringkat idAA- untuk PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF), dengan prospek stabil.

Peringkat mencerminkan dukungan yang kuat dari PT Astra internasional (ASII), pangsa pasar perusahaan yang kuat di bisnis pembiayaan alat berat, dan permodalan yang kuat. Namun, peringkat dibatasi kualitas aset perusahaan yang di bawah rata-rata, dan ketatnya kompetisi.

Sementara peringkat PT Bank Panin tetap idAA, dengan prospek stabil. Peringkat itu mencerminkan posisi perusahaan yang sangat kuat di segmen kredit komersial dan retail, tingkat permodalan serta dukungan kuat dari kelompok ANZ Banking Group, meski dibatasi tingkat profitabilitas perusahaan yang rata-rata.

Adapun peringkat PT Modernland Realty Tbk (MDLN) dinaikan dari idA- menjadi idA. Prospek peringkat perusahaan juga dinaikan menjadi stabil dari positif.

Peningkatan peringkat karena membaiknya posisi bisnis perusahaan setelah akuisisi proyek Jakarta Garden City (JGC). Peringkat itu mencerminkan cadangan lahan perseroan yang besar, kualitas aset yang baik, dan proteksi arus kas perusahaan yang kuat.

Namun demikian, peringkat dibatasi leverage keuangan yang moderat, kurangnya recurring income, dan risiko pengembangan proyek baru di lokasi baru.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ruarbiasah, Dalam Sepekan...
Ruarbiasah, Dalam Sepekan 5 Perusahaan Raup Dana Senilai Rp5,73 T
AP I Kembali Raih Peringkat...
AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Pefindo Tegaskan Peringkat...
Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital (BCAP)
Raih Peringkat idA+...
Raih Peringkat idA+ dari Pefindo, Askrindo Syariah Punya Keamanan Keuangan Kuat
Lembaga Pemeringkat...
Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
43 menit yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
49 menit yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
2 jam yang lalu
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved