PNM Cirebon Buka PKU Klasterisasi Ikan Air Tawar

Kamis, 16 Oktober 2014 - 10:10 WIB
PNM Cirebon Buka PKU...
PNM Cirebon Buka PKU Klasterisasi Ikan Air Tawar
A A A
CIREBON - PT Permodalan Nasional Madani atau PNM cabang Cirebong membuka program pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Klasterisasi Ikan Air Tawar di Waduk Darma Kuningan.

"Aktivitas para pembudidaya ikan air tawar tersebut juga memberikan kontribusi positif terhadap kinerja pembiayaan mikro PNM, baik di tingkat lokal maupun nasional," kata Direktur Bisnis I PT PNM Lukman Rizal dalam rilisnya, Kamis (16/10/2014).

Dia menjelaskan, pembukaan klasterisasi ini berbanding lurus dengan komitmen PNM guna selalu memberikan nilai tambah kepada usaha mikro kecil (UMK) yang menjadi debitur ULaMM.

Melalui Divisi PKU memberikan pelatihan regular kepada para nasabah UMK di seluruh Cabang PNM.

"Upaya peningkatan nilai tambah ini dilakukan dengan mengembangkan diversifikasi produk turunan maupun peningkatan kualitas produk seperti yang dilakukan kepada para pelaku UMK," ujar Lukman.

Pembukaan klasterisasi ini diadakan di Gedung Pertemuan Lokasi Wisata Waduk Darma, Kuningan dan mendapatkan perhatian serta dukungan dari Bupati Kuningan Utje Ch Hamid Suganda.

‎Pemimpin PNM Cirebon Budi Santosa mengungkapkan, melalui pembukaan klasterisasi ini diharapkan semakin menunjukkan eksistensi sebagai perwujudan visi dan misi dari PNM.

"Dalam acara ini pula kami mengundang beberapa nasabah binaan PNM untuk memamerkan produk-produk andalannya. Sehingga semakin dikenal masyarakat luas," katanya.

Sejak mengawali kick off program PKU di wilayah Cirebon yang dimulai dari 2013, berbagai macam pelatihan dengan berbagai macam tema pula telah dilakukan mengikuti karakteristik daerah sekitar.

Cirebon yang memiliki lokasi strategis dan menjadi simpul pergerakan transportasi antara Jawa Barat dan Jawa Tengah mampu menstimuli perkembangan UMK untuk terus tumbuh di daerah ini.

Atas adanya program klasterisasi seperti ini diharapkan para nasabah bisa lebih optimal dan fokus dalam menggali potensi usahanya sekaligus mampu meningkatkan kapasitas usahanya.

"Inilah komitmen PNM yang memberikan solusi komperehensif dalam mengembangkan kapasitas usaha UMKM. Selanjutnya pelatihan dan pendampingan nasabah akan menjadi tanggung jawab PNM ke depannya," jelas Budi.

Hingga Agustus 2014 PNM cabang Cirebon telah mencapai outstanding Rp. 176.9 M naik sekitar 5.06% dari tahun sebelumnya pada bulan yang sama yang mencatatkan outstanding sebesar Rp168,6 miliar.

Adapun nasabah yang saat ini tercatat mencapai total 4.301 nasabah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNM Konsisten Beri Pendampingan...
PNM Konsisten Beri Pendampingan Nasabah hingga Pelatihan untuk Tingkatkan Kompetensi
PNM Optimis Nasabah...
PNM Optimis Nasabah Mekaar di Sumut Capai 650.000 Sepanjang 2021
Mudik Aman Sampai Tujuan...
Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025, PNM Berangkatkan Ratusan Peserta
Kisah Petugas Pendamping...
Kisah Petugas Pendamping Program PNM Mekaar Bantu Selamatkan Lingkungan
Perjalanan Siti Patimah...
Perjalanan Siti Patimah Azzahra Bersama PNM: Dari Titik Terendah ke Tanah Suci
PNM Tanamkan Semangat...
PNM Tanamkan Semangat Wirausaha kepada 1.740 Siswa SMK
Berita Terkini
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
47 menit yang lalu
Hindari Risiko Kerusakan...
Hindari Risiko Kerusakan Barang, Ini 7 Tips Packing dari J&T Cargo
55 menit yang lalu
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
1 jam yang lalu
IHSG Lanjutkan Penguatan,...
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sore Ini Ditutup Reli ke Level 6.231
1 jam yang lalu
Amway Indonesia Perkuat...
Amway Indonesia Perkuat Komitmen Mendukung Keluarga Hidup Lebih Sehat dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Pegadaian Dorong Green...
Pegadaian Dorong Green Tourism di Yogyakarta lewat Program Becak Kayuh Listrik
1 jam yang lalu
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved