BKPM: Realisasi Investasi Kuartal III Rp119,9 T
Jum'at, 17 Oktober 2014 - 10:43 WIB
BKPM: Realisasi Investasi Kuartal III Rp119,9 T
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar mengungkapkan, realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) kuartal III/2014 sebesar Rp119,9 triliun.
Nilai ini kembali memecahkan rekor tertinggi. Pasalnya, nilai ini mengalami peningkatan sebesar 19,3% dibandingkan periode sama 2013.
"Realisasi PMDN mencapai Rp41,6 triliun. Angka itu meningkat 24,2% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sedangkan PMA mencapai Rp78,3 triliun atau mengalami pertumbuhan 16,9%," ujar dia di Kantor BKPM, Jakarta, Jumat (17/10/2014).
Mahendra menjelaskan, kinerja investasi di triwulan ketiga tahun ini tetap berlangsung baik dan meningkat di tengah-tengah proses pilpres dan transisi pemerintahan.
"Hal ini memperlihatkan kepercayaan investor terhadap kondisi fundamental ekonomi dan politik Indonesia, serta prospek pertumbuhan ekonomi ke depan terjaga dengan baik," jelasnya.
Sementara, terkait prospek tahun depan, Mahendra juga mengungkapkan, kinerja investasi selama sembilan bulan pertama tahun ini yang tumbuh 16,8% memberikan optimisme.
Optmis tersebut, bukan saja target 15% tahun ini akan terlampaui, namun target tahun depan antara 15%-18% juga akan tercapai.
Dia menegaskan, Indonesia akan terus mendorong perbaikan iklim investasi. Kemudahan mendirikan usaha dan peningkatan kualitas pelayanan investasi seperti dalam Perpres No 97/2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
"BKPM secara khusus telah menyiapkan serangkaian rencana aksi yang siap dijalankan sebagai bagian program 100 hari pemerintahan presiden Jokowi, maupun reformasi lebih menyeluruh selama lima tahun ke depan," pungkas Mahendra.
Nilai ini kembali memecahkan rekor tertinggi. Pasalnya, nilai ini mengalami peningkatan sebesar 19,3% dibandingkan periode sama 2013.
"Realisasi PMDN mencapai Rp41,6 triliun. Angka itu meningkat 24,2% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sedangkan PMA mencapai Rp78,3 triliun atau mengalami pertumbuhan 16,9%," ujar dia di Kantor BKPM, Jakarta, Jumat (17/10/2014).
Mahendra menjelaskan, kinerja investasi di triwulan ketiga tahun ini tetap berlangsung baik dan meningkat di tengah-tengah proses pilpres dan transisi pemerintahan.
"Hal ini memperlihatkan kepercayaan investor terhadap kondisi fundamental ekonomi dan politik Indonesia, serta prospek pertumbuhan ekonomi ke depan terjaga dengan baik," jelasnya.
Sementara, terkait prospek tahun depan, Mahendra juga mengungkapkan, kinerja investasi selama sembilan bulan pertama tahun ini yang tumbuh 16,8% memberikan optimisme.
Optmis tersebut, bukan saja target 15% tahun ini akan terlampaui, namun target tahun depan antara 15%-18% juga akan tercapai.
Dia menegaskan, Indonesia akan terus mendorong perbaikan iklim investasi. Kemudahan mendirikan usaha dan peningkatan kualitas pelayanan investasi seperti dalam Perpres No 97/2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
"BKPM secara khusus telah menyiapkan serangkaian rencana aksi yang siap dijalankan sebagai bagian program 100 hari pemerintahan presiden Jokowi, maupun reformasi lebih menyeluruh selama lima tahun ke depan," pungkas Mahendra.
(izz)
Lihat Juga :