Kadin: Mendag Baru Harus Gempur Pasar Lokal

Selasa, 28 Oktober 2014 - 02:02 WIB
Kadin: Mendag Baru Harus...
Kadin: Mendag Baru Harus Gempur Pasar Lokal
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto (SBS) mengatakan, Menteri Perdagangan (Mendag) yang baru Rachmat Gobel harus melakukan gempuran ke pasar lokal.

"Kita harus offensive jangan hanya bersikap deffense, lihat peluang-peluang apa saja yang ada di depan mata kita. Bagaimana bisa diversifikasi pasar ekspor," ujar SBS usai acara sertijab Menteri Perdagangan di Kementerian Peradagangan, Jakarta Pusat, Senin (27/10/2014).

Selain itu, SBS menilai, Rachmat Gobel harus menggenjot ekspor dan impor dalam negeri, hal tersebut untuk mendukung Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Tingkatkan ekspor supaya neraca perdagangan tidak defisit kemudian juga menjaga stabilitas harga. Kemudian bagaimana memperjuangkan kepentingan Indonesia dalam perundingan-perundingan internasional," tutur SBS.

Tak hanya meningkatkan ekspor, SBS juga meminta Rachmat Gobel untuk meningkatkan produk dalam negeri di pasar domestik.

"Harus tingkatkan pasar domestik, supaya bisa dimanfaatkan oleh industri kita. Makanya kaitannya industri dengan perdagangan sangat erat sekali," tegas SBS.

Meski demikian, SBS yakin bahwa Rachmat Gobel mampu membawa neraca perdagangan dalam negeri surplus. "Dengan latar belakang beliau saya rasa sudah pas lah ya, saya optimis. Ini sudah teruji," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved