Pengembang Perumahan Berharap Suku Bunga KPR Turun

Kamis, 30 Oktober 2014 - 08:08 WIB
Pengembang Perumahan...
Pengembang Perumahan Berharap Suku Bunga KPR Turun
A A A
SEMARANG - Kalangan pengembang perumahan di Jawa Tengah khawatir di akhir tahun 2014 ini penjualan perumahan tidak sebagus tahun-tahun sebelumnya. Kekhawatiran tersebut karena sampai saat ini suku bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) masih bertahan di kisaran 10 persen.

Ketua DPD REI Jateng Bidang Promosi Humas& Publikasi Dibya K Hidayat mengatakan, akhir tahun biasanya penjualan perumahan mengalami kenaikan yang cukup baik.

“Akhir tahun seharusnya ya (baik), tapi sampai sekarnag belum didukung dengan suku bunga KPR yang bagus,” katanya disela-sela pembukaan pameran Perumahan di Mal Paragon, Rabu (29/10/2014).

Dijelaskannya, dengan suku bunga KPR yang masih bertahan di angka 10 persen, dikhawatirkan akan mempengaruhi daya beli masyarkat. Lebih dikhawatirkan lagi apabila diakhir tahun justru suku bunga KPR mengalami kenaikan.

“Yang sekarang saja, daya beli masyarakat terutama untuk menengah ke bawah, sangat kecil, apalagi kalau suku bunga naik, pasti daya beli akan jatuh,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Dia, REI berharap pemerintah yang baru dapat memberikan aturan yang berpihak pada pengembang perumahan.

“Sejak Januari sampai Oktober, penjualan masih stagnan, terutama untuk kelas menengah ke bawah, tetapi untuk menengah ke atas masih tumbuh dengan baik. Menurut kami kami saat ini dalam kondisi uang ketat, perputaran uang di pasar kurang. Oleh karena itu perlu ada kebijakan dari pemerintah yang mendukung pertumbuhan perumahan,” jelasnya.

Wakil Ketua REI Bidang Perbankan, pembiayaan dan Pasar modal Wibowo Tedjosukmono menambahkan, idealnya suku bunga KPR berada dibawah dua digit, yakni 8 persen ke bawah. “Suku bunga KPR idealnya di bawah dua digit, karena daya beli masyarakat paling bagus disitu, sehingga perumahan bisa terserap dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu terkait dengan pameran perumahan yang digelar di Mal Paragon digelar mulai 29-9 November mendatang dan diikuti oleh 15 pengembang perumahan kelas menengah ke atas dan satu pengembang apartemen.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Persiapkan Modal Anda,...
Persiapkan Modal Anda, Bakal Ada Proyek Properti Menjanjikan
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Geliatkan Industri,...
Geliatkan Industri, 1.000 Properti Akan Diluncurkan Serentak di 23 Kota se-Indonesia
Perkuat Modal Ekspansi...
Perkuat Modal Ekspansi Properti, Graha Agung Kencana Gandeng Salvatore Financial
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
11 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
40 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved