IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas

Kamis, 30 Oktober 2014 - 08:39 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat...
IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari keeempat pekan ini diproyeksi akan melanjutkan penguatan, namun dalam kisaran terbatas.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. IHSG bergerak menguat dan ditutup pada level 5.074, atau naik 1,45% pada perdagangan kemarin.

"Untuk perdagangan hari ini, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan, namun dalam kisaran yang terbatas," kata dia, Kamis (30/10/2014).

Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran resistance 5.103 dan support 4.995. Sementara sentimen dari luar menekan laju IHSG.

Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak negatif, seiring Bank Sentral AS (The Fed) menghentikan program pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE). Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,18% dan S&P 500 yang turun -0,14%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh keputusan The Fed untuk menjaga suku bunga rendah. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,24%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah tipis 0,17%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga mengalami terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 0,23% ke level USD82,01 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 1,05% ke posisi USD1.211,40 per ons troi.

Dari dalam negeri, pemerintah melalui Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebelum tanggal 1 Januari 2015. Berdasarkan informasi, pemerintah akan menaikkan harga BBM bersubsidi seperti rencana semula, yakni Rp3.000 per liter pada awal November 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
7 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
44 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
56 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved