Bambang: Uang NKRI Lambang Kekuatan Rupiah

Kamis, 30 Oktober 2014 - 11:16 WIB
Bambang: Uang NKRI Lambang...
Bambang: Uang NKRI Lambang Kekuatan Rupiah
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan lambang kekuatan rupiah, sebagai alat pembayaran yang sah dalam kegiatan perekonomian nasional dan internasional.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia secara resmi menerbitkan mata uang rupiah berfrasa "Negara Kesatuan Republik Indonesia" pada 17 Agustus 2014.

"Agar kedudukan rupiah semakin kuat sebagai alat pembayaran yang sah dalam kegiatan perekonomian nasional dan internasional guna mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tuturnya dalam pidato peringatan Hari Oeang di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Dia mengatakan, peluncuran uang NKRI juga harus dijadikan momentum agar rupiah sebagai tuan rumah negeri sendiri.

"NKRI harus dijadikan momentum yang sangat baik negara kita untuk menjadikan rupiah sebagai tuan rumah negeri sendiri," tambahnya.

Sebab, kata dia, peluncuran uang NKRI merupakan salah satu peristiwa penting hasil kerja keras bertahun-tahun, yang telah dimulai sejak 2006.

"Peluncuran uang NKRI merupakan salah satu peristiwa pentong hasil kerja keras bertahun-tahun. Proses pembahasan Undang-Undang teraebut telah dirintis sejak 2006, dan penetapannya baru dilakukan pada 2011," jelas Bambang.

Menkeu mengatakan, uang NKRI memiliki filosofi sebagai manifestasi pemerintah, yang diwakili Menteri Keuangan, Bank Indonesia, lambang Garuda Pancasila, frasa NKRI, serta tanda tangan dua pejabat pemerintah.

"Ini mempertegas posisi mata uang rupiah sebagai milik NKRI," pungkasnya.

(Baca: Menkeu Kisahkan Sejarah ORI)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Redenominasi Rupiah...
Redenominasi Rupiah Belum Resmi, Tunggu Pengesahan UU
Menkeu Siap Kaji Realisasi...
Menkeu Siap Kaji Realisasi Wacana Redenominasi Rupiah
Redenominasi Rupiah,...
Redenominasi Rupiah, Sri Mulyani: Saya Paham Kenapa Anda Heboh
Sri Mulyani: Uang Khusus...
Sri Mulyani: Uang Khusus Rp75.000 Bukan Tambahan Likuiditas
Mengenal Apa Itu Redenominasi...
Mengenal Apa Itu Redenominasi Rupiah, Kelebihan dan Kekurangannya
Rupiah Melemah, Sri...
Rupiah Melemah, Sri Mulyani Bantu BI Jaga Stabilitas Pasar Mata Uang
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved