IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.027-5.104

Selasa, 04 November 2014 - 08:36 WIB
IHSG Diprediksi pada...
IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.027-5.104
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi akan bergerak menguat pada kisaran resistance 5.104 dan support di level 5.027.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. IHSG bergerak melemah dan ditutup pada level 5.085 atau turun tipis 0,08% pada perdagangan kemarin.

"Sementara untuk perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat," kata dia, Selasa (4/11/2014).

Sementara sentimen dari pasar saham Amerika Serikat (AS) cenderung menakan IHSG. Wall Street ditutup melambat seiring penurunan saham-saham di sektor energi. Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg yang melemah tipis 0,14% dan indeks S&P 500 yang turun 0,01%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kenaikan indeks manufaktur China. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang yang menguat signifikan 3,59%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah tipis 0,05%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 0,66% ke level USD78,32 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,46% ke posisi USD1.164,40 per ons troi.

Dari dalam negeri, pemerintah memastikan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada bulan ini, meskipun belum menyebutkan kapan tanggal pastinya.

Pemerintah saat ini tengah menunggu selesainya penyebaran kartu Indonesia pintar (KIP), kartu Indonesia sehat (KIS) dan kartu keluarga sejahtera (KKS) kepada masyarakat.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year on year Oktober 2014 terhadap Oktober 2013 menyentuh 4,83%. BPS juga mengumumkan neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada September 2014 mengalami defisit USD0,27 miliar, sedikit lebih rendah dibandingkan defisit Agustus yang mencapai USD0,31 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved