Wall Street Perpanjang Rekor Dipicu Saham Transportasi

Selasa, 11 November 2014 - 09:02 WIB
Wall Street Perpanjang...
Wall Street Perpanjang Rekor Dipicu Saham Transportasi
A A A
NEW YORK - Indeks Dow Jones dan S&P 500 pada perdagangan Senin waktu setempat berakhir memperpanjang rekor untuk sesi keempat perdagangan didukung saham sektor transportasi dan kesehatan.

Sektor transportasi di indeks Dow Jones rata-rata melonjak 1,3% dan ditutup pada rekor tinggi, dipimpin oleh saham kereta api dan penerbangan. Saham Union Pacific naik 1,8% menjadi USD120,90, sementara JetBlue naik 4,2% menjadi USD13,09 dan saham Berkshire Kelas B menguat 1% menjadi USD145,05.

Positifnya kinerja saham tersebut terdorong anjloknya harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) di bawah USD78 per barel.

"Kami mencetak rekor tertinggi baru. Sementara masih rendahnya suku bunga dan harga minyak menunjukkan situasi yang kondusif saat ini hingga akhir tahun," kata Direktur Riset Asbury Research John Kosar seperti dilansir dari Reuters, Selasa (11/11/2014).

Adapun sektor kesehatan di indeks S&P naik 1%, dipimpin oleh saham Abbvie yang melonjak 3,7% menjadi USD63,79, persentase kenaikan terbesar dalam indeks S&P 500.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 39,81 poin atau 0,23% ke 17.613,74; indeks S&P 500 naik 6,34 poin atau 0,31% ke 2.038,26; dan indeks Nasdaq Composite bertambah 19,08 poin atau 0,41% ke 4.651,62.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
27 menit yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
1 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
1 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
2 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
3 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved