Mayoritas Saham Memerah, IHSG Makin Melemah
Kamis, 13 November 2014 - 12:17 WIB
Mayoritas Saham Memerah, IHSG Makin Melemah
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari ini ditutup parkir di zona merah dan makin melemah. IHSG terkoreksi 12,42 poin atau 0,25% ke level 5.036,42.
IHSG pagi tadi tergelincir ke zona merah terimbas melemahnya indeks Dow Jones dan S&P 500 semalam dan menjelang rilis RapaT Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI). IHSG minus 2,46 poin atau 0,05% ke level 5.046,38.
Sementara IHSG kemarin ditutup melanjutkan kenaikan (reli) karena didukung aksi beli yang mencapai lebih dari Rp2 triliun. IHSG menguat 16,56 poin atau 0,33% ke level 5.048,84.
Kenaikan tersebut seiring dengan menguatnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia variatif.
Indeks Nikkei 225 melonjak 151,28 poin atau 0,88% ke level 17.348,33; indeks Hang Seng melemah 9,54 poin atau 0,04% ke 23.928,64; indeks Shanghai turun 10,27 poin atau 0,41% ke 2.484,20; dan indeks Straits Times menguat 17,74 poin atau 0,54% ke 3.301,45.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,6 triliun dengan 1,9 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp16,3 miliar. Tercatat 111 saham naik, 140 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah perkebunan yang susut 0,65%, diikuti tambang menurun 0,57%. Sedangkan yang menguat sektor perdagangan, yang naik 0,10% dan properti terkerek 0,01%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp250 menjadi Rp60.525, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp250 menjadi Rp15.150, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp250 menjadi Rp26.000.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Indospring Tbk (INDS) anjlok Rp55 menjadi Rp1.530, PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) turun Rp1.225 menjadi Rp9.800, dan PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) turun Rp1.000 menjadi Rp4.200.
(Baca: Jelang Rilis RDG BI, IHSG Tergelincir ke Zona Merah)
IHSG pagi tadi tergelincir ke zona merah terimbas melemahnya indeks Dow Jones dan S&P 500 semalam dan menjelang rilis RapaT Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI). IHSG minus 2,46 poin atau 0,05% ke level 5.046,38.
Sementara IHSG kemarin ditutup melanjutkan kenaikan (reli) karena didukung aksi beli yang mencapai lebih dari Rp2 triliun. IHSG menguat 16,56 poin atau 0,33% ke level 5.048,84.
Kenaikan tersebut seiring dengan menguatnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia variatif.
Indeks Nikkei 225 melonjak 151,28 poin atau 0,88% ke level 17.348,33; indeks Hang Seng melemah 9,54 poin atau 0,04% ke 23.928,64; indeks Shanghai turun 10,27 poin atau 0,41% ke 2.484,20; dan indeks Straits Times menguat 17,74 poin atau 0,54% ke 3.301,45.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,6 triliun dengan 1,9 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp16,3 miliar. Tercatat 111 saham naik, 140 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah perkebunan yang susut 0,65%, diikuti tambang menurun 0,57%. Sedangkan yang menguat sektor perdagangan, yang naik 0,10% dan properti terkerek 0,01%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp250 menjadi Rp60.525, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp250 menjadi Rp15.150, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp250 menjadi Rp26.000.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Indospring Tbk (INDS) anjlok Rp55 menjadi Rp1.530, PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) turun Rp1.225 menjadi Rp9.800, dan PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) turun Rp1.000 menjadi Rp4.200.
(Baca: Jelang Rilis RDG BI, IHSG Tergelincir ke Zona Merah)
(rna)
Lihat Juga :