Wall Street Akhir Pekan Ditutup Variatif
Sabtu, 15 November 2014 - 10:26 WIB
Wall Street Akhir Pekan Ditutup Variatif
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Jumat waktu setempat berakhir variatif. Indeks Dow Jones mengakhiri kenaikan dipicu melemahnya saham sektor kesehatan di tengah menguatnya sektor energi.
Saham biotek menjadi salah satu yang mengalami penurunan terbesar di sektor kesehatan indeks S&P. Saham sektor ini terkoreksi 0,8% dan menjadi hambatan terbesar laju indeks S&P 500.
Saham Gilead turun 2,1% menjadi USD102,06, sedangkan Biogen Idec anjlok 3,9% menjadi USD305,43. Saham tersebut terkoreksi terdalam di indeks S&P 500 dan Nasdaq.
Sementara saham biotek di indeks Nasdaq terkoreksi 2%, penurunan terbesar dalam hampir satu bulan. Namun saham Apple yang melonjak 1,2% menuju rekor baru ke USD114,18, mengangkat indeks Nasdaq.
Adapun saham energi menguat 0,8% setelah naiknya harga minyak. Sentimen lainnya yang membatasi koreksi lebih lanjut adalah menguatnya penjualan ritel bulan Oktober di atas estimasi.
"Pasar saham akan membaik atau bergerak lebih tinggi dari posisi sekarang menuju akhir tahun jika harga minyak terus melemah," kata Managing Director Perdagangan Saham di Wedbush Securities Michael James seperti dilansir Reuters, Sabtu (15/11/2014).
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 18,05 poin atau 0,1% ke 17.634,74; indeks S&P 500 naik 0,49 poin atau 0,02% ke 2.039,82; Nasdaq Composite bertambah 8,40 poin atau 0,18% ke 4.688,54.
Sepanjang pekan ini, indeks Dow dan S & P 500 naik 0,4% dan Nasdaq naik 1,2%. Volume perdagangan semalam terjadi ringan, dengan 6 miliar saham ditransaksikan di bursa Amerika Serikat. Jumlah itu di bawah rata-rata bulan ini sebanyak 6,5 miliar.
Saham biotek menjadi salah satu yang mengalami penurunan terbesar di sektor kesehatan indeks S&P. Saham sektor ini terkoreksi 0,8% dan menjadi hambatan terbesar laju indeks S&P 500.
Saham Gilead turun 2,1% menjadi USD102,06, sedangkan Biogen Idec anjlok 3,9% menjadi USD305,43. Saham tersebut terkoreksi terdalam di indeks S&P 500 dan Nasdaq.
Sementara saham biotek di indeks Nasdaq terkoreksi 2%, penurunan terbesar dalam hampir satu bulan. Namun saham Apple yang melonjak 1,2% menuju rekor baru ke USD114,18, mengangkat indeks Nasdaq.
Adapun saham energi menguat 0,8% setelah naiknya harga minyak. Sentimen lainnya yang membatasi koreksi lebih lanjut adalah menguatnya penjualan ritel bulan Oktober di atas estimasi.
"Pasar saham akan membaik atau bergerak lebih tinggi dari posisi sekarang menuju akhir tahun jika harga minyak terus melemah," kata Managing Director Perdagangan Saham di Wedbush Securities Michael James seperti dilansir Reuters, Sabtu (15/11/2014).
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 18,05 poin atau 0,1% ke 17.634,74; indeks S&P 500 naik 0,49 poin atau 0,02% ke 2.039,82; Nasdaq Composite bertambah 8,40 poin atau 0,18% ke 4.688,54.
Sepanjang pekan ini, indeks Dow dan S & P 500 naik 0,4% dan Nasdaq naik 1,2%. Volume perdagangan semalam terjadi ringan, dengan 6 miliar saham ditransaksikan di bursa Amerika Serikat. Jumlah itu di bawah rata-rata bulan ini sebanyak 6,5 miliar.
(rna)
Lihat Juga :