Rencana RI Gabung ke Bank Infrastruktur Asia Disambut Positif

Senin, 24 November 2014 - 17:47 WIB
Rencana RI Gabung ke...
Rencana RI Gabung ke Bank Infrastruktur Asia Disambut Positif
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah untuk bergabung sebagai anggota Bank Infrastruktur Asia atau Asian Infrastructure Invesment Bank (AIIB) disambut positif.

Pengamat Perbankan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Paul Sutaryono menilai, rencana pemerintah untuk bergabung dengan anggota AIIB merupakan langkah yang baik.

Pasalnya, dengan bergabungnya Indonesia ke AIIB, maka pembangunan infrastruktur Indonesia tidak hanya mengandalkan APBN saja, melainkan bisa didukung oleh anggota AIIB lainnya.

"Keuntungan lainnya, yakni kita bisa banyak membangun proyek infrastruktur karena di Indonesia sebetulnya kekurangan dana atau modal," kata Paul ketika dihubungi, Senin (24/11/2014).

Menurut Paul, masuknya Indonesia ke AIIB lebih konkret dibanding membangun bank infrstruktur di Indonesia. Hal itu karena untuk membangun bank infrastruktur membutuhkan modal besar dan harus ada Undang-undang yang mengatur mengenai itu.

Paul mengawatirkan, apabila di Indonesia sudah terbentuk bank infrastruktur, namun belum berjalan akan menyebabkan proyek-proyek infrastruktur berjalan lambat.

Sebaliknya, jika Indonesia bergabung ke AIIB, maka akan mendapat pendanaan lebih luas selain dari APBN. Apabila dananya lebih banyak, maka proyek infrastruktur lebih lancar, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin cepat.

"Kalau tidak masuk AIIB, andalannya cuma APBN atau bank-bank pemerintah atau bank bank besar yang tergabung dalam sindikasi untuk membiayai proyek infrastruktur di Indonesia. Itu kan dana bank-bank di Indonesia terbatas juga kalau untuk seperti itu," terang dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
AIIB Kasih Pinjaman...
AIIB Kasih Pinjaman Rp2,1 Triliun ke Indonesia Buat Bangun Satelit Multifungsi
Di Periode Kedua, Presiden...
Di Periode Kedua, Presiden Jin Akan Memperluas Investasi Infrastruktur
ADB Beberkan Strategi...
ADB Beberkan Strategi Jitu Pulihkan Ekonomi RI Jangka Pendek dan Menengah
Negara Pasifik Berpaling...
Negara Pasifik Berpaling ke China untuk Selamatkan Ekonomi
ADB Revisi Pertumbuhan...
ADB Revisi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Naik Jadi 5,2% Tahun Ini
ADB Proyeksikan Ekonomi...
ADB Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh hanya 1% di 2020
Berita Terkini
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
1 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
1 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
3 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved