Pemerintah Kembangkan Kawasan Industri Terpadu di Lampung

Senin, 24 November 2014 - 20:45 WIB
Pemerintah Kembangkan...
Pemerintah Kembangkan Kawasan Industri Terpadu di Lampung
A A A
Pemerintah berencana membangun kawasan industri terpadu di Tarahan, Lampung Selatan. Pembangunan kawasan industri ini dilakukan untuk mengoptimalkan aset-aset yang dimiliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) beserta sejumlah kabinet menterinya pada Selasa (25/11) besok direncanakan melakukan kunjungan kerja (kunker) di beberapa tempat di Lampung.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, dalam pertemuannya dengan Menteri BUMN Rini Soemarno sempat membahas rencana kunker tersebut.

"Kebetulan besok ada kunjungan presiden ke Lampung, itu kan rencana mendevelop kawasawan terpadu," ujar Said saat ditemui sejumlah media di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (24/11/2014).

Menurut dia, dalam kunker tersebut Presiden Jokowi beserta jajaran Menteri Kabinet Kerja akan membahas kawasan industril, powerplant hingga pengembangan jalan tol di wilayah Lampung.

Nantinya di dalam kawasan industri tersebut akan diperbantukan oleh salah satu perusahaan BUMN, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). Bukan hanya itu, nantinya kawasan industri tersebut juga akan menggunakan lahan milik perusahaan BUMN.

"Karena Pertamina punya lahan luas sekali di Lampung sekitar 3.000 hektar. Lalu ada industri, powerplant, koneksi jalan tol dan kereta api beserta pelabuhan nanti rencananya akan menggarisbawahi terkait tersebut dan bagaimana merealisasikan," ungkapnya.

Said mengungkapkan, salah satu program pemerintah saat ini adalah ingin mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pemerintah akan memanfaatkan aset-aset BUMN yang memiliki potensi bagus tapi belum dimanfaatkan.

"Ini lintas kementerian. Diantara ada Pertamina dan ASDP (Angkutan Sungai dan Penyeberangan) juga punya lahan di situ. Kita lihat aset aset BUMN dioptimalkan untuk percepatan infrastruktur," ungkapnya.

Dalam rencananya, kunker ini akan dihadiri Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri ESDM Sudirman Said dan Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Teken MoU, PTPP Garap...
Teken MoU, PTPP Garap Pengembangan Kawasan Industri Batang
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Kawasan Industri Batang Mulai Dibangun Akhir 2020
Masterplan Kawasan Industri...
Masterplan Kawasan Industri Batang Dipastikan Selesai Pekan Ini
Kata Erick Thohir, Kawasan...
Kata Erick Thohir, Kawasan Industri Batang dan Subang-Majalengka Fokus untuk 2 Hal Ini
Bismillah, Kawasan Industri...
Bismillah, Kawasan Industri Halal Terbesar di Indonesia Akan Dibangun
PT PP Fokus Garap Kawasan...
PT PP Fokus Garap Kawasan Industri Batang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved