Kenaikan IHSG Mulai Terbatas, Waspadai Peluang Koreksi
Jum'at, 28 November 2014 - 08:42 WIB
Kenaikan IHSG Mulai Terbatas, Waspadai Peluang Koreksi
A
A
A
JAKARTA - Laju kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari terakhir pekan ini diperkirakan tidak bisa signifikan lantaran mulai terbatasnya kenaikan, sehingga memiliki peluang terkoreksi.
Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola separating lines dekati area upper bollinger band (UBB). MACD masih terbatas kenaikannya dengan histogram positif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih tertahan kenaikannya meski terbatas.
"Mulai tipisnya kenaikan memberikan ruang terbatas bagi IHSG untuk dapat bergerak naik secara signifikan. Tetap, mencermati sentimen yang ada dan waspadai poensi pembalikan arah jika terjadi," kata dia, Jumat (28/11/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan berada pada rentang support 5.115-5.128 dan resisten 5.153-5.164. Sementara laju IHSG kemarin sempat menyentuh target resisten 5.141-5.148 dan berhasil bertahan di atas kisaran area target support 5.095-5.100.
IHSG kemarin mencoba bertahan di zona hijau didukung sentimen positif dari global, yang tidak dimanfaatkan untuk profit taking masif.
"Tampaknya angin segar masih mewarnai perdagangan saham di BEI meskipun sempat terganggu dengan mulai adanya pergerakan negatif dari beberapa laju bursa saham Asia," katanya.
Masih berlanjutnya nett buy investor asing turut menopang penguatan IHSG meskipun terhambat dengan kembali terdepresiasinnya rupiah. Adapun transaksi asing kembali tercatat nett buy dari net buy Rp260,85 miliar menjadi net buy Rp552,72 miliar.
Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola separating lines dekati area upper bollinger band (UBB). MACD masih terbatas kenaikannya dengan histogram positif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih tertahan kenaikannya meski terbatas.
"Mulai tipisnya kenaikan memberikan ruang terbatas bagi IHSG untuk dapat bergerak naik secara signifikan. Tetap, mencermati sentimen yang ada dan waspadai poensi pembalikan arah jika terjadi," kata dia, Jumat (28/11/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan berada pada rentang support 5.115-5.128 dan resisten 5.153-5.164. Sementara laju IHSG kemarin sempat menyentuh target resisten 5.141-5.148 dan berhasil bertahan di atas kisaran area target support 5.095-5.100.
IHSG kemarin mencoba bertahan di zona hijau didukung sentimen positif dari global, yang tidak dimanfaatkan untuk profit taking masif.
"Tampaknya angin segar masih mewarnai perdagangan saham di BEI meskipun sempat terganggu dengan mulai adanya pergerakan negatif dari beberapa laju bursa saham Asia," katanya.
Masih berlanjutnya nett buy investor asing turut menopang penguatan IHSG meskipun terhambat dengan kembali terdepresiasinnya rupiah. Adapun transaksi asing kembali tercatat nett buy dari net buy Rp260,85 miliar menjadi net buy Rp552,72 miliar.
(rna)
Lihat Juga :