Bursa Suspensi Saham Buana Listya

Jum'at, 28 November 2014 - 11:22 WIB
Bursa Suspensi Saham...
Bursa Suspensi Saham Buana Listya
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) mulai perdagangan pagi hari ini.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, sanksi tersebut diberikan menunjuk pada pengumuman suspensi efek perseroan di pasar reguler dan tunai pada 30 Juni 2014. Pada saat itu, suspensi dilakukan lantaran perseroan belum menyerahkan laporan keuangan 2013 hingga batas akhir dan membayar denda.

Selain itu, juga merujuk pada surat persereoan pada 27 November 2014 dan 5 November 2014, serta mempertimbangkan proses restrukturisasi utang perseroan dengan Merril Lynch (Asia Pasific) Limited.

"Dengan pertimbangan itu, Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek perseroan di pasar negosiasi terhitung sejak sesi I perdagangan efek hari ini," kata dia, Jumat (28/11/2014).

Terkait suspensi perseroan di pasar negosiasi tersebut, maka perdagangan efek perusahaan jasa transportasi laut itu telah dihentikan di seluruh pasar hingga pengumuman lebih lanjut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
52 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved