Wall Street Rebound Didukung Saham Energi

Rabu, 03 Desember 2014 - 08:53 WIB
Wall Street Rebound...
Wall Street Rebound Didukung Saham Energi
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat berakhir balik arah menguat (rebound) didukung saham energi.

Saham sektor energi memimpin kenaikan indeks S&P 500 dan Dow Jones. Sementara reli saham Biogen dipicu berita tentang pengobatan eksperimental untuk penyakit Alzheimer mendorong kenaikan indeks Nasdaq. Saham Biogen Idec (BIIB.O) naik 6,4% menjadi USD328,27.

Kenaikan meluas, dengan sembilan dari 10 sektor di indeks S&P 500 menguat. Satu-satunya sektor yang terkoreksi adalah telekomunikasi (SPLRCL), yang turun 1,8%. Adapun saham AT & T (TN) turun 2,2% menjadi USD34,29 dan Verizon (VZ.N) susut 1,8% menjadi USD49,11.

Sementara saham sektor energi (SPNY) di indeks S&P 500 naik 1,3%, bahkan ketika harga minyak mentah kembali terkoreksi. Minyak mentah AS turun 2,4%, mendekati level terendah lima tahun, sedangkan brent jatuh 2,3%.

Saham Exxon Mobil (XOM.N) dan Chevron (CVX.N) berada di antara saham dengan kenaikan terbesar di indeks Dow dan S&P, masing-masing naik sekitar 2%.

"Pasar mencium adanya keuntungan di sektor komoditas dan kita melihat kenaikan di saham energi dari sebelumnya telah mengalami jenuh jual pada bulan lalu," kata Kepala Strategi Saham di Wells Fargo Funds Management John Manley seperti dilansir dari Reuters, Rabu (3/12/2014).

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 102,75 poin atau 0,58% ke 17.879,55; indeks S&P 500 naik 13,11 poin atau 0,64% ke 2.066,55; dan Nasdaq Composite bertambah 28,46 poin atau 0,6% ke 4.755,81.

Sekitar 6,6 miliar saham ditransaksikan di bursa AS. Jumlah itu di atas rata-rata harian bulan lalu sekitar 6,17 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
1 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
1 jam yang lalu
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
3 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
4 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
5 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved