Ini Tantangan Pemda Terbitkan Obligasi

Kamis, 04 Desember 2014 - 16:42 WIB
Ini Tantangan Pemda...
Ini Tantangan Pemda Terbitkan Obligasi
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Ronald T Andi Kasim memandang bahwa audit keuangan menjadi salah satu tantangan dalam penerbitan obligasi oleh pemerintah daerah (pemda).

"Sayang kalau hanya karena pemda tidak bisa menerbitkan obligasi hanya karena tidak lolos audit keuangan, berbeda dengan perusahaan di bursa yang diaudit oleh kantor akuntan publik (KAP), keuangan pemda di audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selanjutnya melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan," ujarnya dalam Workshop Nasional bertajuk Pembiayaan Alternatif Melalui Pasar Modal Bagi Kota atau Kabupaten di Indonesia di Jakarta, Kamis (4/12/2014).

Dia mengatakan, Pefindo dari sisi pemeringkat siap membantu dalam proses pemeringkatan kredit pemda terkait rencana penerbitan obligasi selama rencana itu pasti.

"Kalau pemda sudah melaporkan kepastian penerbitan obligasi kepada OJK, biasanya kami rating dahulu, namun kalau masih sebatas wacana, kami hanya melakukan financial mangement assesment (FMA)," jelasnya.

Sampai saat ini, Pefindo sudah melakukan FMA terhadap kota Makassar, Balikpapan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Pemprov Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, serta Pemprov Jawa Timur. Pemprov Jabar mendapat peringkat AA+, sementara Pemprov DKI Jakarta mendapat AA-.

Sejauh ini baru Pemprov Jabar yang menunjukan keseriusannya dalam rencana penerbitan obligasi senilai Rp 4 triliun.

"Kami harap obligasi pemda Jabar benar-benar terbit tahun depan, obligasi merupakan alternatif sumber pembiayaan yang tepat karena dananya cepat cair dan cicilannya yang lebih ringan dibanding pinjaman bank misalnya," tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IATA Terbitkan Obligasi...
IATA Terbitkan Obligasi dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan Tahap I Tahun Ini
Sekali Lagi! Menanti...
Sekali Lagi! Menanti Pecah Telur Penerbitan Obligasi Daerah
TBS Energi Utama Rampungkan...
TBS Energi Utama Rampungkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar
Garuda Dapat Dana Segar...
Garuda Dapat Dana Segar dari Penerbitan Obligasi Rp8,5 Triliun
Penerbitan Obligasi...
Penerbitan Obligasi Korporasi Rp61,1 Triliun Didominasi untuk Bayar Utang
OJK Rilis Aturan Baru...
OJK Rilis Aturan Baru Penerbitan Obligasi dan Sukuk Buat Pemda
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
24 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
43 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved