Jokowi Diyakini Mampu Atasi Jurang Pemda-Pengusaha

Senin, 08 Desember 2014 - 10:42 WIB
Jokowi Diyakini Mampu...
Jokowi Diyakini Mampu Atasi Jurang Pemda-Pengusaha
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meyakini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu mengatasi jurang antara pemerintah daerah (pemda) dan pengusaha dengan strategi pendekatan komunikasi baru yang diperkenalkan oleh Jokowi.

Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto yakin bahwa kendala belum tercapainya integrasi peran dunia usaha dengan peran pemerintah daerah akan dapat diatasi.

"Integrasi peran dunia usaha dengan pemerintah daerah ini penting karena dunia usaha tidak lagi merupakan entitas usaha yang hanya mengejar keuntungan," ujar dia di Pullman Hotel, Jakarta, Senin (8/12/2014).

Menurutnya, dunia usaha kini juga bertanggung Jawab terhadap kesejahteraan rakyat. Sebab itu, maka dunia usaha perlu dilibatkan dalam proses perencanaan dan proses evaluasi regulasi yang menjadi kewenangan pemda.

Lebih lanjut dia menerangkan, salah satu perubahan penting yang diusung mantan Wali Kota Solo ini adalah konsep pembangunan yang dimulai dari wilayah pinggir.

"Konsep ini mempunyai implikasi bahwa pembangunan akan berlangsung di daerah dan untuk daerah," tutur Suryo.

Suryo menegaskan, dukungan Kadin terhadap dunia usaha di daerah yang disalurkan melalui penguatan UMKM selama empat tahun terakhir perlu ditingkatkan dengan lebih tegas dan lebih cepat.

Dia menyebutkan, jumlah UMKM saat ini telah mencapai 60 juta usaha yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air. Kontribusi UMKM kepada PDB pada 2012 pun mencapai 57%, dengan menampung tenaga kerja lebih dari 100 juta dari total angkatan kerja 120 juta orang.

"Kadin yakin dengan strategi pembangunan dari desa dan daerah terpencil, maka cita-cita menciptakan ekonomi inklusif akan lebih cepat tercapai," tukasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Gelaran Munas...
Sambut Gelaran Munas Kadin, Kendari Siap Perketat Prokes
Bandel Munas Kadin Tetap...
Bandel Munas Kadin Tetap Digelar, Awas Kena Covid!
Akomodir Kepentingan...
Akomodir Kepentingan Daerah, Kadin Jabar Dukung Arsjad Rasjid
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Konvensi ALB KADIN Digelar...
Konvensi ALB KADIN Digelar Besok secara Daring
Rosan, Arsjad dan Anin...
Rosan, Arsjad dan Anin Puas dengan Hasil Munas KADIN
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
1 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
2 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
2 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
3 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
3 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved