Kimia Farma Resmikan Apotek Barunya di Maros

Selasa, 09 Desember 2014 - 03:13 WIB
Kimia Farma Resmikan...
Kimia Farma Resmikan Apotek Barunya di Maros
A A A
JAKARTA - Memperluas jangkauan dan mendekatkan layanannya ke masyarakat, manajemen PT Kimia Farma (persero) Tbk melakukan ekspansi di kabupaten Maros dengan membuka cabangnya yang ke-600 di seluruh Indonesia.

Pembukaan cabang yang ke-19 di Sulsel ini diresmikan Bupati Maros Hatta Rahman ditandai dengan pengguntingan pita disaksikan Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk Rusdi Rusmin serta undangan lainnya.

Tak hanya meresmikan cabang barunya, pada kesempatan itu pula diresmikan penggunaan layanan contact center “Kimia Farma Care” di nomor layanan 1-500-255. Tarif yang disediakan merupakan tarif lokal, sehingga penelpon tak perlu khawatir.

Layanan ini membantu konsumen berkonsultasi terkait obat hingga masalah medis lainnya, sehingga dapat melakukan penanganan dini.

Menurut Direktur Utama PT Kimia Farma (persero) Tbk, Rusdi Rusman, Maros menjadi lokasi pengembangan bisnis, karena lokasinya sangat dekat dengan kota Makassar sebagai penopang ibukota Provinsi. Makanya, lokasi yang dipilihpun sangat dekat dari pusat kota Maros dan aktifitas kesehatan lainnya seperti rumah sakit.

Dijelaskan Rusdi, apotik yang dibuka ini bukan semata milik Kimia Farma, tapi dikerjasamakan dengan pemilik tanah makanya investasinya terbilang kecil sebab statusnya sewa lahan dengan nilai Rp50 juta.

“Di Apotik ini tidak hanya layanan pembelian obat yang dihadirkan, tapi juga layanan konsultasi dokter. Sehingga pengunjung dapat memanfaatkannya dengan baik, selain itu untuk ketersediaan obat sudah disiapkan sekitar 2000 jenis obat,” katanya disela-sela peresmian, Senin (8/12/2014).

Dia menjelaskan, tahun depan akan dibuka lagi sekitar 100 apotik baru dengan investasi mulai dari Rp50 juta hingga Rp200 juta, itu dilakukan mendukung program BPJS pada 2019 yang sudah mengcover semua layanan termasuk pengadaan obat.

Sementara itu, Bupati Maros Hatta Rahman mengapresiasi kepercayaan Kimia Farma mengembangkan usahanya di daerahnya, apalagi memang kehadiran apotik ini sangat dibutuhkan dalam membantu layanan medis.

“Pertumbuhan ekonomi Maros per Juni dikisaran 8,7%, sehingga kehadiran unit usaha ini diharapkan dapat terus mendongkrak ekonomi Maros hingga akhir tahun,” tuturnya.

Hatta memaparkan, Kimia Farma juga diharapkan dapat mendukung program Maros menuju kota sehat dan dapat meningkatkan lagi lebih besar transaksi pembelian obat yang ada selama ini.

“Saat ini, volume pembelian obat di rumah sakit dan puskesmas Maros terus meningkat diangka Rp10 miliar hingga Rp20 miliar, dengan adanya Kimia Farma diharapkan dapat mendongkrak hingga empat kali lipat dan itu sejalan dengaan program layanan kesehatan yang cepat dan tepat,” paparnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Partai Gelora Kritik...
Partai Gelora Kritik Bos Kimia Farma Tolak Minta Maaf Kasus Antigen Bekas
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved