Sapi Betina Produktif di NTT Terancam Habis

Rabu, 17 Desember 2014 - 12:27 WIB
Sapi Betina Produktif...
Sapi Betina Produktif di NTT Terancam Habis
A A A
KUPANG - Pemotongan sapi betina yang produktif di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang marak dilakukan, meskipun sudah ada UU yang mengatur hal itu. Pemotongan bisa dilakukan atas dasar kecacatan pada sapi.

Kepala Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pertanian Kupang, NTT Amirudin Pohan mengatakan, ada beberapa oknum yang tak bertanggung jawab mencacatkan anggota tubuh sapi dan kerbau secara sengaja, hingga akhirnya, sapi tersebut layak untuk dipotong padahal masih produktif.

"Jadi begini, para penjagal itu, sengaja melumpuhkan kaki sapi atau kerbau. Ketika sapi-sapi dan kerbau itu turun, mereka pukul kaki sapi itu atau dipatahkan, supaya cacat. dengan begitu, ketika diperiksa kelayakannya kita, itu tidak layak," ujarnya kepada Sindonews di Kupang, NTT, Rabu (17/12/2014).

Amir menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan para petani, untuk melindungi sapi betina produktif dari tangan-tangan penjagal tersebut.

"Kalau ada petani yang mau jual sapi, itu dibeli pemerintah. Tujuannya untuk diselematkan. Nanti kita bagi hasil. Diurusnya tetap di tangan petani. Kasarannya, sapi itu tetap di petani, tapi sudah jadi milik pemerintah. Supaya bisa dikontrol," kata dia.

Pengontrolan ini untuk melindungi sapi betina produktif yang diharapkan mampu menghasilkan keturunan sapi berkualitas untuk mendukung program swasembaga daging sapi-kerbau di NTT.

"Untuk yang masih produktif, itu masih bisa beranak sampai umur 6 tahun. Kita juga enggak bisa larang kalau petani mau jual. Mungkin mereka butuh biaya buat sekolah, dan lainnya. Makanya ada program pemerintah penyelamatan sapi betina produktif," pungkasnya.

(Baca: NTT Miliki Program Khusus Swasembada Sapi)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
7 Negara Penghasil Susu...
7 Negara Penghasil Susu Sapi Terbesar di Dunia
7 Sapi Terbesar di Dunia:...
7 Sapi Terbesar di Dunia: Dominasi Prancis dan Fakta Menarik
Sapi Seberat 1 Ton Milik...
Sapi Seberat 1 Ton Milik Warga Kalbar dibeli Presiden Jokowi untuk Kurban
Peternak Turki Kibuli...
Peternak Turki Kibuli Sapi dengan VR untuk Produksi Susu Lebih Banyak
Pemasok Sapi Bakalan...
Pemasok Sapi Bakalan Didominasi Australia, Peternak: Mereka Bisa Mainkan harga
10 Sapi Terlangka di...
10 Sapi Terlangka di Dunia, Harganya hingga Ratusan Juta
Berita Terkini
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
18 menit yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
1 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
1 jam yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
2 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
3 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved