Dominasi Penggunaan USD Penyebab Rupiah Lemah

Sabtu, 03 Januari 2015 - 07:28 WIB
Dominasi Penggunaan...
Dominasi Penggunaan USD Penyebab Rupiah Lemah
A A A
SOLO - Pengamat ekonomi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Malik Cahyadi mengatakan, dominasi penggunaan dolar AS (USD) menjadi pemicu nilai tukar rupiah melemah.

Dia menjelaskan, menguatnya USD atas rupiah salah satunya lantaran bahan baku produksi di Indonesia kebanyakan masih impor. Praktis mata uang yang digunakan adalah USD, termasuk utang swasta.

"Selain itu pemerintah juga harus bisa melakukan pengendalian impor bahan baku industri dalam bentuk USD, dan juga percepatan infrastruktur," jelasnya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (2/1/2015).

Dia mencontohkan, dalam industri tekstil dan produk tekstil (TPT), lantaran kapas di dalam negeri kualitasnya kurang cocok, terpaksa harus mengimpor dari luar negeri.

"Kalau tidak bisa harus impor, dan butuh dolar dalam jumlah yang banyak di wilayah Indonesia. Rupiah juga akan tetep sulit untuk menguat," jelas Malik.

Terlebih, saat ini masih banyak perusahaan swasta yang melakukan pembayaran utang luar negeri menggunakan USD. Hal tersebut turut berdampak terhadap nilai tukar rupiah
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
7 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
7 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
8 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
8 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
8 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
8 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Pertahankan...
Indonesia Pertahankan Dominasi Bulu Tangkis di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved