Berantas Illegal Fishing, Ekspor RI Melesat 500%

Selasa, 06 Januari 2015 - 13:56 WIB
Berantas Illegal Fishing,...
Berantas Illegal Fishing, Ekspor RI Melesat 500%
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengungkapkan, jika pemberantasan illegal fishing terus digenjot, maka ekspor Indonesia bisa melesat hingga 500% lima tahun ke depan.

Seperti diketahui, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan dalam lima tahun ke depan akan ada peningkatan ekspor non migas hingga 300%.

"Kalau illegal fishing ini bisa dihilangkan, mungkin naiknya bisa 500%," ujarnya dalam konferensi pers di kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (6/1/2015).

Menurutnya, upaya pemberantasan illegal fishing yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di bawah komando Susi Pudjiastuti memiliki banyak manfaat.

Selain dapat memenuhi kebutuhan ikan dalam negeri, pemberantasan illegal fishing juga dapat meningkatkan ekspor nasional, karena ikan-ikan yang ditangkap kapal asing tersebut tidak pernah tercatat sebagai ekspor Indonesia.

"Jadi, bagaimana kita memperbaiki ini supaya pasar domestik bisa dipenuhi dan ekspornya juga bisa dilaksanakan," ujar dia.

Berdasarkan catatan KKP, ekspor perikanan nasional pada 2014 menyatakan, realisasi total ekspor hasil perikanan 2014 secara volume hanya mencapai 1,26 juta ton, jauh dari target yang ditetapkan sebesar 1,54 juta ton.

Secara nilai, ekspor ikan Indonesia hanya sebesar USD4,6 miliar dan jauh dari target yang sebesar USD5,1 miliar.

Tahun ini, KKP menargetkan ekspor hasil perikanan akan meningkat 12,97% menjadi USD5,86 miliar, dengan volume produk olahan hasil perikanan meningkat 4,97% menjadi 5,6 juta ton.

Sementara, target nilai produk non-pangan hasil perikanan juga ditargetkan meningkat 17,79% menjadi Rp2,60 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
6 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
7 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
9 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
10 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
11 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
13 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved