Pengamat Nilai Penghapusan Premium Belum Prinsip

Rabu, 07 Januari 2015 - 21:32 WIB
Pengamat Nilai Penghapusan...
Pengamat Nilai Penghapusan Premium Belum Prinsip
A A A
JAKARTA - Rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) untuk menghapus bahan bakar minyak (BBM) subsidi RON 88 atau premium dinilai belum prinsip.

Pengamat migas ReforMiner Institute, Pri Agung Rakhmanto mengatakan, penghapusan premium dalam dua tahun oleh PT Pertamina (Persero) tidak mungkin dilakukan.

"Itu rekomendasi yang belum terlalu berprinsip. Artinya, sekarang ini fokusnya subsidi premium dilepas dulu," ujar Pri Agung di Hotel Atlet, Jakarta, Rabu (7/1/2015).

Dia menyebutkan, faktanya kilang minyak Indonesia masih terbatas dan hanya mampu memproduksi RON 88. Sementara RON 92 atau pertamax masih terbatas.

"Rekomendasi itu boleh saja, tetapi belum terlalu prinsipil dalam konteks. Ya, sambil jalan pasti akan bertahap," imbuhnya.

Menurut Pri Agung, Pertamina tidak akan sanggup merealisasikan rekomendasi tim dalam waktu dua tahun.

"Ya, tidak cukup kalau seluruhnya, paling Jawa-Bali. Jadi, akan bertahap seperti itu," tandasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM), Faisal Basri mengatakan, penurunan harga BBM momentum baik merealisasikan penghapusan RON 88 atau premium dalam waktu enam bulan.

Pendistribusi BBM dari PT Pertamina (Persero) kepada masyarakat tidak lagi kualitas RON 88, tetapi RON 92 (pertamax) sesuai dengan rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas.

"Dalam enam bulan harus sudah selesai tidak ada RON 88. Untuk itu, harus didorong terus," tandas Faisal di Kementerian ESDM
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BBM Premium dan Pertalite...
BBM Premium dan Pertalite Mau Dihapus, Bagaimana Dampaknya ke Masyarakat?
Simak Baik-baik, Begini...
Simak Baik-baik, Begini Tahapan Penghapusan Premium dan Pertalite
BBM Pertalite Bakal...
BBM Pertalite Bakal Disubsidi Pemerintah, Sinyal Premium Dihapus Makin Kuat
Bagaimana Nasib BBM...
Bagaimana Nasib BBM Premium, Menteri ESDM: Secara Alami Tergantikan Oleh Pertalite
Resmi! Premium Dihapus...
Resmi! Premium Dihapus Mulai Tahun Depan, Paling Rendah Hanya Pertalite
Siap-siap Wahai Penikmat...
Siap-siap Wahai Penikmat BBM Premium, Kuota di Jawa-Madura-Bali Akan Dikurangi
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
10 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
22 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
35 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
47 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Infografis
Akhirat, Planet yang...
Akhirat, Planet yang Belum Dijangkau Astronot Akan Diungkap?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved